Penyakit menular seksual atau juga disebut sebagai infeksi menular seksual (IMS) sangat mudah menyebar melalui individu satu ke lainnya. Beberapa IMS seperti sifilis, kutil kelamin, dan herpes bahkan dapat menular melalui kontak kulit.
Maka dari itu penting untuk mencegah dan menghindari penularannya dari awal. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjangkit IMS.
1. Melek tentang Penyakit Menular Seksual
Memahami jenis-jenis penyakit menular seksual dan cara penularannya dapat membantu dalam mengambil langkah pencegahan yang tepat. Pendidikan seksual yang komprehensif sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang penyakit menular seksual.
Beberapa jenis IMS di antaranya:
-
Klamidia: ditandai dengan keluarnya cairan seperti keputihan yang tidak biasa
-
Gonore: ditandai dengan keluar cairan berwarna hijau (disebut juga kencing nanah)
-
Trikomoniasis: ditandai dengan keputihan yang banyak, berbau amis, berwarna kuning kehijauan, dan berbusa
-
Kutil kelamin: ditandai dengan kutil yang bergerombol pada area genital
-
Herpes kelamin: ditandai dengan luka lepuh pada area genital
-
Sifilis: ditandai dengan luka pada area genital dan sekitarnya
2. Melakukan Hubungan Seks yang Aman
Melakukan seks dengan aman adalah langkah pencegahan berikutnya yang paling efektif. Beberapa praktik berhubungan seks yang aman di antaranya:
-
Menggunakan kondom saat penetrasi berlangsung
-
Menggunakan dental dam jika ingin berhubungan seks oral
-
Tidak melakukan seks anal karena berdampak buruk bagi kesehatan
-
Hindari berbagi mainan seks tanpa dicuci terlebih dulu
-
Mandi sebelum dan sesudah berhubungan seks
-
Hindari berhubungan seks jika terdapat luka pada area genital (kelamin), kemudian segera periksa ke dokter
-
Sebaiknya stop berhubungan seks untuk sementara jika terdapat rasa nyeri pada kemaluan, ini bisa menjadi gejala beberapa IMS
3. Sunat Pada Lelaki
Khitan atau sunat (sirkumsisi) adalah sebuah proses yang mampu menurunkan risiko laki-laki terinfeksi penyakit menular seksual. Sunat merupakan langkah pembersihan pada alat kelamin sekaligus mencegah terjadinya infeksi akibat kotoran (smegma) yang menumpuk.
Selain infeksi akibat kotoran, sunat juga dapat mencegah penyakit menular seksual seperti Human Papillomavirus atau HPV. Hal ini juga berlaku ke penyakit lain, seperti herpes dan sifilis yang bisa membahayakan diri.
Pada tahun 2007, WHO telah menyarankan bersunat semenjak bayi sebagai salah satu cara terbaik mencegah Human Immunodeficiency Virus atau HIV.
4. Vaksinasi
Menurut WHO, ada 2 vaksin yang sebaiknya Anda dapatkan untuk mencegah berbagai penyakit menular seksual, seperti:
-
Vaksin Hepatitis B: untuk virus hepatitis B
-
Vaksin HPV: untuk HPV dan kutil kelamin
Anda bisa menanyakan tentang vaksin di atas kepada layanan kesehatan terdekat untuk informasi biaya dan prosedurnya.
5. Setia pada Satu Pasangan dan Saling Terbuka
Setiap pada satu pasangan dan saling terbuka mengenai kesehatan seksual dengan pasangan Anda menjadi hal yang efektif untuk mencegah penularan IMS.
Ini untuk mengetahui apakah Anda atau pasangan pernah terinfeksi dari riwayat hubungan seks sebelumnya.
Diskusikan riwayat kesehatan seksual masing-masing dan lakukan tes bersama sebelum memutuskan untuk berhenti menggunakan kondom saat berhubungan seks.
6. Rutin Tes Kesehatan
Tes rutin untuk infeksi menular seksual (IMS) penting untuk menjaga kesehatan seksual dan mencegah penyebaran infeksi, termasuk beberapa infeksi yang dapat menyebabkan komplikasi jika tidak diobati.
Seberapa sering Anda harus menjalani tes IMS bergantung pada aktivitas seksual Anda akhir-akhir ini, usia, dan faktor risiko, seperti apakah Anda memiliki banyak pasangan dan melakukan hubungan seks tanpa kondom.
Berikut ini frekuensi tes kesehatan yang sebaiknya Anda lakukan:
-
Jika Anda aktif secara seksual dan berusia di bawah 25 tahun: Lakukan tes setiap tahun (minimal setahun sekali).
-
Jika Anda memiliki banyak pasangan seksual: Lakukan tes setiap 3 hingga 6 bulan.
-
Jika Anda melakukan hubungan seks tanpa kondom: Lakukan tes setiap 3 hingga 6 bulan.
-
Sebelum menikah atau memulai hubungan seksual baru: Lakukan tes sebelum berhubungan seks dengan pasangan baru untuk memastikan Anda dan pasangan sama-sama mengetahui status kesehatan seksual masing-masing.
-
Setelah hamil: Lakukan tes sesegera mungkin untuk menentukan apakah ada perawatan yang diperlukan.
7. Menerapkan Gaya dan Pola Hidup Sehat
Gaya dan pola hidup sangat berpengaruh pada kesehatan Anda, baik untuk kesehatan secara general maupun kesehatan seksual.
Beberapa gaya dan pola hidup sehat yang dapat Anda terapkan, di antaranya:
-
Mandi 2x sehari dan ganti pakaian dengan rutin
-
Olahraga 3-4x dalam seminggu
-
Hindari mengonsumsi alkohol
-
Mengganti pakaian dalam secara rutin, jika Anda sedang masa keputihan maka gantilah pakaian dalam lebih sering
-
Tidak berbagi barang yang dapat menjadi medium penularan penyakit menular seksual, seperti pakaian dalam, mainan seks, sikat gigi, alat cukur
-
Selalu menggunakan kondom baru ketika akan berhubungan seks
Itulah beberapa langkah untuk mencegah penyakit menular seksual yang sangat efektif jika Anda menerapkan bersama pasangan Anda. Jika Anda memiliki beberapa gejala dari penyakit menular seksual, segera periksa atau konsultasi ke dokter kelamin.
Klinik Kirana menyediakan fasilitas konsultasi online gratis yang dapat Anda manfaatkan. Privasi dan keamanan Anda pasti terjamin. Klik menu WhatsApp di atas untuk mulai konsultasi!
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- Centers for Disease Control and Prevention. (2025). STI prevention overview. U.S. Department of Health & Human Services.
- Mayo Clinic. (2024). STD testing: In-depth overview.
- Stony Brook Medicine. (2024). How often should you get tested for STIs?
- World Health Organization (WHO). (2025). Prevention of sexually transmitted infections.
Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!
Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.