Konjungtivitis gonore atau gonore mata bayi yang baru lahir adalah infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Ini terjadi ketika ibu yang terinfeksi gonore melahirkan bayinya.
Kondisi ini terjadi ketika mata bersentuhan dengan sekret genital yang terinfeksi. Pemeriksaan fisik biasanya menunjukkan gejala seperti kemosis konjungtiva, keluarnya cairan, nyeri ketika ditekan, edema kelopak mata, dan limfadenopati preaurikular.
Meskipun insiden konjungtivitis gonore secara global pada bayi baru lahir di bawah 1%, kondisi ini tetap serius yang dapat menyebabkan komplikasi seperti kebutaan atau infeksi sistemik, bahkan meningitis. Simak pencegahannya di sini.
Bagaimana Bayi Bisa Tertular Gonore?
Bayi dapat tertular gonore pada matanya melalui cairan vagina ibu bayi yang sudah terinfeksi gonore. Ketika melahirkan, bayi akan melewati jalan lahir dan mereka akan terpapar lapisan lendir (mukosa) serviks dan uretra yang berisi lendir.
Mukosa ini dapat membawa bakteri gonore dalam konsentrasi tinggi selama infeksi aktif. Jadi, bakteri tersebut bisa berpindah ke mata bayi dan menyebabkan gonore pada mata bayi. Hal ini juga dapat terjadi walaupun proses melahirkan menggunakan persalinan sesar.
Saat persalinan, bayi yang baru lahir akan menerima antibiotik topikal untuk membantu mencegah gonore. Namun, sekitar 10% bayi yang lahir dari orang tua yang mengalami infeksi gonore aktif akan terinfeksi juga.
Gejala Mata Bayi yang Terinfeksi Gonore
Gejala gonore pada bayi baru lahir biasanya muncul saat bayi baru lahir berusia 2 hingga 5 hari. Beberapa gejalanya seperti:
-
Pembengkakan lapisan dalam kelopak mata (kemosis)
-
Kelopak mata merah
-
Keluarnya cairan kental berwarna kuning kehijauan seperti nanah dari mata
-
Penumpukan cairan di sekitar kelopak mata
-
Pembengkakan kelenjar getah bening di dekat mata
Dokter biasanya akan mendiagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik dan apakah orang tua yang melahirkan mengalami infeksi gonore. Tenaga kesehatan profesional juga dapat dengan cepat memastikan infeksi dengan memeriksa kotoran mata di bawah mikroskop.
Adapun beberapa komplikasi jika gonore mata pada bayi tidak ditangani antara lain:
-
Pembengkakan pada lapisan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meningitis)
-
Jaringan parut permanen pada jaringan mata
-
Kehilangan penglihatan sebagian atau seluruhnya (kebutaan)
-
Infeksi darah yang berbahaya (sepsis)
Bagaimana Pengobatan Konjungtivitis Gonore?
Tenaga kesehatan profesional dapat merawat bayi baru lahir dengan konjungtivitis gonore di rumah sakit. Perawatan umum untuk konjungtivitis gonore pada bayi meliputi:
-
Salep mata antibiotik seperti eritromisin dan tetrasiklin
-
Sefalosporin, seperti seftriakson dan sefotaksim, melalui suntikan
-
Pembilasan menggunakan larutan garam setiap jam untuk membantu mengurangi konsentrasi bakteri infeksius di mata
Dokter mungkin juga merekomendasikan eritromisin atau tetrasiklin sebagai tindakan pencegahan pada bayi baru lahir tanpa gejala yang mungkin berisiko tinggi terkena gonore mata.
Pencegahan Gonore pada Mata Bayi
Konjungtivitis gonore pada bayi umumnya dapat dicegah melalui skrining prenatal dan kemoprofilaksis yang tepat. Utamanya, pencegahan gonore pada bayi harus dimulai dari kesehatan dan kesadaran orang tuanya.
Beberapa pencegahannya seperti:
-
Pemeriksaan gonore pada ibu hamil: Sangat penting bagi ibu hamil untuk menjalani pemeriksaan gonore sebagai bagian dari perawatan prenatal.
-
Pengobatan pada ibu hamil: Jika terdiagnosis gonore, pengobatan harus segera dilakukan untuk mencegah penularan ke bayi.
-
Edukasi dan kesadaran: Meningkatkan kesadaran mengenai gonore dan cara penularannya penting untuk mencegah infeksi pada bayi.
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- Cleveland Clinic. (2023). Genital herpes: Causes, symptoms, treatment & prevention.
- Healthline. (2023, March 16). Gonococcal conjunctivitis: Symptoms, treatment, and more. Healthline.
- National Center for Biotechnology Information. (2022, September 12). Costumbrado, J., Ng, D. K., & Ghassemzadeh, S. Gonococcal conjunctivitis. In StatPearls. StatPearls Publishing.
- Nova Scotia Health. (2023). Eye infections in newborns caused by gonorrhea and chlamydia (Pamphlet No. 2050). Nova Scotia Health Authority.
- World Health Organization (WHO). (2025, May 29). Sexually transmitted infections (STIs).
Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!
Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.