Gejala dan Cara Pencegahan Infeksi Jamur Pada Kelamin Pria

Kelamin December 11, 2023
Gejala dan Cara Pencegahan Infeksi Jamur Pada Kelamin Pria

Banyak yang menganggap infeksi jamur hanya terjadi pada wanita, namun kenyataannya, pria pun bisa mengalami infeksi jamur. Infeksi jamur pada pria mempengaruhi penis, dan istilah medis untuk kondisi ini adalah Candida balanitis. Candida adalah jenis jamur yang menyebabkan infeksi jamur. Balanitis adalah peradangan atau infeksi pada kepala penis (glans penis).

Kulit Anda memiliki banyak jenis jamur yang hidup di atasnya, termasuk Candida. Pada orang yang sehat, ini biasanya tidak menimbulkan masalah. Namun, ketika terjadi pertumbuhan berlebihan dari Candida, jamur tersebut dapat menembus permukaan kulit Anda. Ini dapat menyebabkan ruam atau infeksi kulit. Candida tumbuh dan berkembang biak di lingkungan yang lembap dan hangat. jamur ini sering ditemukan di area yang lembap dan terlipat seperti kulup penis.

Berikut Gejala yang bisa anda kenali :

Kemerahan, Nyeri, atau Pembengkakan Penis

Gejala ini muncul sebagai reaksi inflamasi dari infeksi Jamur. Area yang terinfeksi biasanya terasa sangat sensitif, sakit saat disentuh, atau bahkan bengkak. Kemerahan ini seringkali menunjukkan adanya iritasi dan peradangan yang signifikan, yang bisa disebabkan oleh aktivitas berlebihan dari Jamur pada kulit.

Bercak Putih Mengkilap di Bagian Atas Penis

Bercak putih yang muncul ini adalah akumulasi dari Jamur yang tumbuh berlebihan. Bercak ini biasanya terlihat mengkilap dan putih, menandakan adanya infeksi Jamur yang aktif di permukaan kulit. Penumpukan ini sering kali dikaitkan dengan rasa gatal dan tidak nyaman.

Bintik-Bintik Merah Kecil di Bagian Atas Penis

Bintik-bintik merah ini merupakan indikasi dari iritasi kulit yang serius. Ini terjadi ketika pertumbuhan Jamur berlebih menyebabkan reaksi peradangan, yang menghasilkan ruam kecil dan merah. Bintik-bintik ini mungkin terasa gatal dan iritasi, dan sering menyebar di sekitar area yang terinfeksi.

Kulup yang Retak atau Pecah-Pecah

Infeksi Jamur dapat membuat kulit menjadi sangat kering, menyebabkan retak atau pecah pada kulup. Hal ini disebabkan oleh perubahan tekstur dan kelembapan kulit yang diakibatkan oleh infeksi, membuat kulit menjadi lebih rapuh dan mudah terluka.

Keputihan Tebal dan Putih

Keputihan ini adalah ciri khas infeksi Jamur, dengan penumpukan sekresi putih tebal di bawah kulup atau lipatan kulit. Sekresi ini muncul akibat aktivitas Jamur yang berlebihan, seringkali disertai dengan bau yang tidak menyenangkan dan rasa gatal atau terbakar.

Kesulitan Menarik Kembali Kulup

Pada beberapa kasus, infeksi Jamur dapat menyebabkan kulup menjadi lebih kaku dan sulit ditarik kembali. Ini terjadi karena peradangan dan pembengkakan yang membatasi gerakan normal kulup, dan bisa menyebabkan ketidaknyamanan atau bahkan rasa sakit.

Gatal-Gatal

Rasa gatal yang intens adalah gejala umum dari infeksi Jamur, akibat dari iritasi dan peradangan yang disebabkan oleh pertumbuhan Jamur berlebih. Gatal ini seringkali menjadi lebih parah di malam hari atau setelah kontak dengan pemicu seperti keringat atau sabun.

Sensasi Terbakar Saat Buang Air Kecil

Infeksi Jamur di area genital sering kali menyebabkan sensasi terbakar atau menyengat saat buang air kecil. Ini terjadi karena urin yang bersentuhan dengan area yang teriritasi dan meradang, menimbulkan rasa sakit.

Nyeri atau Ketidaknyamanan Selama Berhubungan Seksual

Infeksi Jamur pada penis dapat menyebabkan rasa nyeri atau tidak nyaman saat berhubungan seksual. Ini disebabkan oleh iritasi dan sensitivitas yang meningkat pada kulit yang terinfeksi.

Infeksi jamur pada kelamin pria juga dapat menimbulkan rasa perih saat buang air kecil, beberapa diantaranya bahkan merasakan sensasi seperti terbakar pada penis saat buang air kecil.

Baca Juga: 7 Penyakit Ini Sebabkan Rasa Sakit Pada Penis Saat Buang Air Kecil, Simak Penjelasannya!

Kemerahan, gatal, dan nyeri pada penis dapat menandakan kondisi serius lainnya, termasuk infeksi menular seksual, sehingga penting untuk tidak mengabaikan gejala-gejala ini. Urolog atau dokter umum dapat mendiagnosis kondisi ini, seringkali dalam satu kali kunjungan.

Pencegahan Infeksi jamur pada Penis

Mencegah infeksi jamur pada penis sebenarnya cukup sederhana dan melibatkan beberapa langkah penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan area genital. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena infeksi jamur:

  • Praktik Kebersihan yang Baik: Menjaga kebersihan area genital adalah langkah pertama dan paling penting. Ini termasuk membersihkan area tersebut secara teratur dan memastikan bahwa area tersebut kering setelah mandi atau berenang.

  • Hindari Produk yang Kasar untuk Genital: Gunakan sabun dan produk pembersih yang lembut untuk area genital. Produk yang terlalu keras atau mengandung bahan kimia tertentu dapat mengiritasi kulit dan menciptakan lingkungan yang cocok untuk pertumbuhan jamur.

  • Tarik Kulup Saat Mandi: Bagi pria yang tidak disunat, penting untuk menarik kulup saat mandi untuk membersihkan dan mengeringkan area di bawahnya dengan baik. Penumpukan kelembapan di bawah kulup dapat menjadi tempat berkembangnya jamur.

Menerapkan langkah-langkah ini secara rutin dapat membantu mencegah terjadinya infeksi jamur. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran lebih lanjut tentang kesehatan genital atau pencegahan infeksi jamur, konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan informasi dan saran yang paling sesuai.

Konsultasikan Gejalamu Bersama Klinik Kirana 

Jika kamu mengalami gejala di atas, penting bagi kamu untuk segera berkonsultasi dengan dokter atau mengunjungi klinik terdekat untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan tindakan medis dan pengobatan yang akan kamu jalani.

Pilihlah Klinik terpercaya yang memiliki dokter berpengalaman dalam menangani infeksi jamur pada kelamin pria. Seperti pada Klinik Kirana, di Klinik Kirana kamu dapat mengkonsultasikan gejala yang dialami dengan dokter profesional yang sudah ahli menangani infeksi jamur pada kelamin pria. Klik disini, untuk Konsultasikan Gejalamu Bersama Klinik Kirana.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • Metin A, Dilek N, Bilgili SG. Recurrent candidal intertrigo: challenges and solutions. Clin Cosmet Investig Dermatol. 2018 Apr 17;11:175-185. doi: 10.2147/CCID.S127841. PMID: 29713190; PMCID: PMC5909782. Accessed 12/12/2023
  • Healthline. What Is a Penile Yeast Infection? (https://www.healthline.com/health/mens-health/penile-yeast-infection). Accessed 12/12/2023
  • Clevelandclinic. Male Yeast Infection https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/23199-male-yeast-infection. Accessed 12/12/2023
  • Oriel JD, Partridge BM, Denny MJ, Coleman JC. Genital yeast infections. Br Med J. 1972 Dec 30;4(5843):761-4. doi: 10.1136/bmj.4.5843.761. PMID: 4566994; PMCID: PMC1787055. Accessed 12/12/2023
  • Thin RN, Leighton M, Dixon MJ. How often is genital yeast infection sexually transmitted? Br Med J. 1977 Jul 9;2(6079):93-4. doi: 10.1136/bmj.2.6079.93. PMID: 577472; PMCID: PMC1630994. Accessed 12/12/2023

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait