Orchitis adalah peradangan pada salah satu atau kedua testis yang bisa menimbulkan rasa sakit hebat dan bengkak di skrotum. Penyakit ini sering disalah artikan sebagai nyeri biasa setelah aktivitas fisik, padahal kondisinya bisa jauh lebih serius. Dalam banyak kasus, orchitis terjadi akibat infeksi, termasuk dari penyakit menular seksual seperti klamidia atau gonore.
Orchitis paling sering menyerang pria usia 15 hingga 35 tahun, apalagi yang aktif secara seksual tanpa proteksi. Tapi bukan berarti pria yang lebih tua atau yang tidak aktif seksual sepenuhnya aman. Infeksi virus seperti gondongan juga bisa menyebabkan orchitis, terutama pada anak laki-laki remaja.
Kalau tidak ditangani dengan baik, orchitis bisa menyebabkan penurunan produksi sperma, bahkan kemandulan permanen. Peradangan berkepanjangan juga bisa merusak jaringan testis yang sehat. Karena itu, mengenali gejalanya sejak awal adalah langkah penting untuk mencegah komplikasi serius.
Data dan Fakta Penting Tentang Orchitis
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orchitis yang disebabkan oleh virus gondongan masih sering dilaporkan di negara-negara berkembang, terutama pada anak laki-laki yang belum mendapat vaksinasi lengkap (CDC, 2022). Sekitar 20 hingga 30 persen pria yang terkena gondongan setelah pubertas akan mengalami orchitis sebagai komplikasi.
Di sisi lain, kasus orchitis akibat infeksi bakteri, termasuk dari penyakit menular seksual, mengalami peningkatan di beberapa negara karena rendahnya penggunaan kondom dan kesadaran kesehatan seksual yang masih minim (WHO, 2023).
Penyakit ini dapat menyebar melalui:
-
Hubungan seksual tanpa kondom
-
Infeksi saluran kemih yang naik ke testis melalui vas deferens
-
Penyebaran virus dari infeksi gondongan
-
Luka atau trauma pada area genital
Gejala Penyakit Orchitis
Gejala orchitis bisa muncul tiba-tiba atau berkembang perlahan. Kamu mungkin awalnya merasa hanya pegal biasa di selangkangan, tapi rasa nyeri bisa berubah jadi menusuk dan mengganggu aktivitas harian.
Berikut gejala yang perlu kamu waspadai:
-
Nyeri dan pembengkakan pada satu atau kedua testis
-
Rasa berat di skrotum
-
Demam dan menggigil
-
Nyeri saat buang air kecil atau saat ejakulasi
-
Darah dalam air mani
-
Keluar cairan abnormal dari penis (jika disebabkan oleh infeksi menular seksual)
Kalau kamu merasa skrotum membengkak tiba-tiba, seperti balon yang diisi air panas, jangan anggap remeh. Rasa nyeri yang menusuk bisa jadi sinyal tubuh bahwa ada infeksi serius di dalamnya.
Penyebab Penyakit Orchitis
Ada beberapa penyebab umum orchitis, baik karena infeksi virus maupun bakteri. Berikut daftarnya:
Penyebab Virus:
-
Virus gondongan (mumps): Ini adalah penyebab paling umum pada anak dan remaja laki-laki yang belum divaksin (NHS, 2023).
Penyebab Bakteri:
-
Penyakit menular seksual: Seperti gonore dan klamidia, terutama pada pria muda yang aktif secara seksual (CDC, 2022).
-
Infeksi saluran kemih: Bisa naik ke testis melalui saluran vas deferens.
-
Infeksi prostat (prostatitis): Yang menyebar ke organ reproduksi lain.
-
Penggunaan kateter urin: Terutama pada pasien rumah sakit atau lansia.
Faktor risiko lainnya termasuk tidak disunat, memiliki riwayat infeksi menular seksual, atau sistem imun yang lemah.
Pengobatan Orchitis: Pulih Tanpa Harus Panik
Kabar baiknya, orchitis bisa diobati dengan efektif jika kamu segera mendapat penanganan medis.
Pengobatan yang Umum Dilakukan:
-
Antibiotik: Untuk kasus orchitis akibat infeksi bakteri. Biasanya diresepkan selama 10–14 hari.
-
Obat pereda nyeri dan anti-inflamasi: Untuk meredakan bengkak dan rasa sakit.
-
Kompres dingin: Membantu mengurangi pembengkakan dan membuatmu lebih nyaman.
-
Mengangkat skrotum dengan kain gulung: Mengurangi tekanan dan nyeri saat berbaring.
-
Istirahat total: Aktivitas berat bisa memperburuk peradangan.
Kalau orchitis disebabkan oleh virus, seperti gondongan, maka pengobatannya lebih bersifat suportif karena antibiotik tidak akan membantu. Yang penting adalah mengontrol gejala dan mencegah komplikasi.
Jika kamu mengalami gejala seperti nyeri mendadak di testis, jangan menunda ke dokter. Diagnosis cepat bisa mencegah kerusakan jangka panjang.
Yuk, Konsultasi ke Klinik Kirana
Jangan biarkan rasa malu membuat kamu menunda pengobatan. Klinik Kirana hadir sebagai tempat yang aman dan profesional untuk kesehatan reproduksi kamu. Dengan tim medis yang berpengalaman, fasilitas modern, dan layanan konsultasi yang ramah, kamu bisa mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat tanpa rasa takut. Segera periksa ke Klinik Kirana sebelum gejala makin parah.
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- Centers for Disease Control and Prevention. (2022). Epididymitis and Orchitis – CDC Fact Sheet. https://www.cdc.gov
- World Health Organization. (2023). Sexually transmitted infections (STIs). https://www.who.int
- NHS. (2023). Orchitis. National Health Service. https://www.nhs.uk
- Mayo Clinic. (2023). Orchitis - Symptoms and causes. https://www.mayoclinic.org
Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!
Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.