Jangan Sepelekan Miss V Gatal dan Perih, Mungkin Saja Terjadi Hal Ini!

Kelamin September 20, 2023
Jangan Sepelekan Miss V Gatal dan Perih, Mungkin Saja Terjadi Hal Ini!

Vagina yang gatal bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kurang menjaga kebersihan vagina hingga adanya permasalahan pada organ intim. Kondisi ini kerap menimbulkan efek yang mengganggu penderitanya, maka dari itu inilah beberapa hal yang bisa mengakibatkan vagina gatal dan perih.

Iritasi dan Alergi pada Miss V

Salah satu masalah yang kerap terjadi pada vagina adalah iritasi dan alergi. Kondisi ini bisa disebabkan karena kulit terpapar zat/benda yang menyebabkan iritasi atau karena terjangkit penyakit tertentu.

Penggunaan sabun dengan bahan yang tidak sesuai, cairan pembersih vagina, hingga pakaian dalam dengan bahan tertentu merupakan beberapa faktor utama terjadinya iritasi. Pada dasarnya vagina memiliki bakteri ‘baik’ untuk melindungi vagina dari infeksi bakteri. Penggunaan bahan sabun dan wewangian yang tidak sesuai dapat menyebabkan bakteri ‘baik’ ini mati, sehingga Vagina rentan terserang bakteri jahat yang dapat menyebaban gatal karena alergi dan iritasi.

Infeksi Jamur

Infeksi jamur juga bisa terjadi pada vagina, yang dapat menimbulkan rasa gatal dan perih. Infeksi jamur atau kandidiasis vaginalis disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans, normalnya jamur ini memang hidup pada vagina dan beberapa bagian tubuh lainnya. Namun, apabila jamur tersebut tumbuh secara masif maka bisa mengakibatkan infeksi dan menyebabkan gejala pada vagina.

Vaginosis Bakteri

Vaginosis bakteri merupakan infeksi yang terjadi akibat bakteri alami pada vagina dalam kondisi yang tidak seimbang atau berlebih. Kondisi tersebut bisa menyebabkan berbagai gejala, termasuk gatal dan perih pada vagina. Meskipun belum terdapat alasan yang pasti, namun vaginosis bakteri bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan hormon karena hamil atau menstruasi, merokok, menggunakan alat kontrasepsi, menggunakan sabun yang tidak sesuai untuk mencuci vagina, dsb.

Baca juga: Hal Yang Perlu Anda Pahami Tentang Keputihan

Menopause

Menopause juga bisa menjadi penyebab terjadinya gatal dan perih pada vagina, karena dapat menyebabkan penurunan hormon estrogen yang membuat vagina terasa kering dan gatal. Menopause merupakan kondisi dimana siklus menstruasi secara alami telah berakhir, biasanya terjadi pada wanita berusia 45-55 tahun dan dapat diidentifikasi saat wanita tidak menstruasi selama 12 bulan secara berturut-turut.

Penyakit Menular Seksual (PMS)

Penyakit menular seksual bisa menyebabkan gatal, perih, hingga sensasi terbakar pada bagian vagina. Penyakit seperti Klamidia dan Gonore merupakan PMS yang kerap mengakibatkan rasa gatal dan perih pada vagina. Penyakit menular seksual juga harus segera diobati, karena apabila tidak maka infeksi yang terjadi bisa menyebar kebagian tubuh lainnya.

Penyebab serta cara pengobatan penyakit menular seksual juga berbeda-beda, tergantung dengan penyakit yang diderita hingga tingkat keparahan infeksi yang terjadi. Rasa gatal dan pering yang timbul biasanya hanya gejala awal dari infeksi yang terjadi, maka dari itu segera kunjungi dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan apabila kamu sudah merasakan gejala tersebut.

Lichen Sclerosus

Lichen sclerosus merupakan gangguan kulit yang menyebabkan timbulnya bercak berwarna putih yang terasa gatal dan perih pada kulit. Sebenarnya Lichen sclerosus dapat timbul pada berbagai bagian tubuh, namun gangguan kulit ini juga bisa timbul pada area vagina dan anus. Belum terdapat alasan yang pasti bagaimana Lichen sclerosus bisa tumbuh, namun beberapa ahli menduga bahwa gangguan kulit ini terjadi akibat reaksi autoimun serta tidak seimbangnya hormon pada tubuh wanita. 

Kanker Vulva

Jangan sepelekan gatal dan perih yang terjadi pada Miss V, karena bisa saja hal tersebut tanda-tanda terjadinya kanker vulva. Kanker vulva merupakan kanker yang menyerang bagian luar vagina, kanker ini biasa terjadi pada wanita diatas usia 65 tahun yang telah mengalami menopause.

Selain gatal dan perih, kanker vulva juga ditandai dengan munculnya benjolan atau luka terbuka di bagian vulva atau bagian tertular dari vagina yang terdiri dari labia vagina, klitoris, dan kelenjar bartholin.

Stress

Siapa sangka, bahwa stress juga dapat menyebabkan terjadinya gatal dan perih pada Miss V. Meskipun kondisi ini jarang terjadi, namun kondisi emosional yang tidak baik bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun dan membuat tubuh lebih rentang terjangkit virus atau bakteri yang bisa menyebabkan gatal dan iritasi pada vagina.

Kesimpulan

Setelah mengetahui beberapa penyebab Miss V gatal dan perih, kamu tetap harus mewaspadai terjadinya gejala yang mengganggu tersebut. Sebaiknya kamu mengkonsultasikan rasa gatal dan perih yang terjadi apabila diikuti dengan gejala lainnya, agar dokter bisa memberikan diagnosis yang akurat dan kamu bisa mendapatkan pengobatan yang tepat juga.

Jangan lupa untuk memilih fasilitas kesehatan yang terpercaya, seperti pada Klinik Kirana. Klinik spesialis kulit dan kelamin yang memiliki dokter profesional dan menjunjung tinggi privasi pasiennya. Kamu juga dapat berkonsultasi online secara gratis untuk mengetahui pengobatan yang akan kamu jalani beserta gambaran penanganannya. Klik disini, untuk Konsultasikan Gejala yang Kamu Alami bersama Klinik Kirana.

 

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • Healthline. Diakses 2023. Vaginal Itching: Causes, Home Remedies, When to See Doctor.
  • Mayo Clinic. Diakses 2023. Vaginitis - Symptoms & causes.
  • WebMD. Diakses 2023. Vaginal Itching, Burning, and Irritation

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait