Mengenal Lebih Dekat Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Serta Penyakit Yang Biasa di Tangani

Kelamin November 9, 2023
Mengenal Lebih Dekat Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Serta Penyakit Yang Biasa di Tangani

Dalam dunia medis, dokter spesialis kulit dan kelamin merupakan garda terdepan dalam menanggulangi berbagai masalah kesehatan yang tidak hanya mempengaruhi kondisi fisik, tetapi juga psikologis dan sosial pasien. Mereka adalah ahli dalam mendeteksi, mendiagnosis, serta mengelola penyakit yang menyerang organ terluar manusia—kulit, serta salah satu aspek paling pribadi dalam kehidupan seseorang—kesehatan reproduksi.

Kepiawaian mereka dalam menangani rentang masalah yang luas, mulai dari yang umum seperti jerawat dan infeksi kulit hingga kondisi yang lebih kompleks seperti penyakit menular seksual, menjadikan peran mereka tidak tergantikan dalam menyediakan perawatan kesehatan yang komprehensif. 

Di sini Kami akan memberikan informasi yang bisa membantu Anda jika suatu saat akan menemui dokter spesialis kulit dan kelamin.

Berapa Biaya ke Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin?

Biaya ke dokter spesialis kulit dan kelamin berkisar antara Rp150.000 hingga Rp500.000. tergantung pada lokasi praktik, fasilitas yang ditawarkan, dan tingkat keparahan kondisi yang ditangani. Namun, biaya tersebut hanya biaya konsultasinya saja belum termasuk hal lain seperti biaya pemeriksaan fisik dan tes laboratorium juga akan menambah biaya konsultasi. Biaya pemeriksaan fisik biasanya berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000. Biaya tes laboratorium tergantung pada jenis tes yang dilakukan.

Baca Artikel Selanjutnya: Konsultasi Penyakit Kelamin: Kapan dan Mengapa Anda Harus Melakukannya?

Penyakit Kelamin yang Biasa Ditangani

Dokter spesialis kulit dan kelamin menangani berbagai penyakit seksual menular yang biasa di sebut dengan IMS seperti:

  • Gonore: Infeksi bakteri yang menyebabkan keluarnya nanah dari genitalia.
  • Sifilis: Infeksi bakteri yang berkembang melalui empat tahap, mulai dari luka di area kelamin hingga kerusakan organ.
  • Herpes Genital: Infeksi virus yang menyebabkan lepuhan dan luka pada area kelamin.
  • HIV/AIDS: Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius.
  • HPV: Infeksi virus yang dapat menyebabkan kutil kelamin dan kanker serviks.

Penyakit Kulit Yang Biasa di Tangani

Beberapa penyakit kulit yang umumnya ditangani oleh spesialis ini antara lain:

  • Psoriasis: Penyakit autoimun yang menyebabkan pembentukan sisik kasar dan kemerahan.
  • Eksim: Kelompok kondisi yang menyebabkan peradangan, kemerahan, dan gatal pada kulit.
  • Dermatitis: Peradangan kulit yang ditandai dengan kemerahan, bengkak, dan kadang lecet.
  • Acne (Jerawat): Penyumbatan folikel rambut yang menyebabkan pembentukan komedo, papula, dan pustula.
  • Infeksi Kulit: Seperti impetigo yang disebabkan oleh bakteri.

Perbedaan Dokter Spesialis Kelamin dengan Dokter Andrologi dan Ginekologi

Dokter spesialis kulit dan kelamin berfokus pada penyakit yang menyerang kulit dan organ genital. Dokter andrologi adalah spesialis yang menangani masalah kesehatan reproduksi pria, seperti disfungsi ereksi dan infertilitas. Sedangkan dokter ginekologi menangani sistem reproduksi wanita, termasuk menstruasi, kehamilan, dan menopause.

Dokter spesialis kulit dan kelamin adalah dokter yang telah menyelesaikan pendidikan spesialisasi selama 4 tahun di bidang dermatologi dan venereologi. Dermatologi adalah cabang kedokteran yang fokus pada diagnosis dan pengobatan penyakit kulit, rambut, dan kuku. Venereologi adalah cabang kedokteran yang fokus pada diagnosis dan pengobatan penyakit kelamin.

Dokter andrologi adalah dokter yang telah menyelesaikan pendidikan spesialisasi selama 4 tahun di bidang andrologi. Andrologi adalah cabang kedokteran yang fokus pada kesehatan pria, termasuk kesehatan reproduksi, seksual, dan sistem kemih.

Dokter ginekologi adalah dokter yang telah menyelesaikan pendidikan spesialisasi selama 4 tahun di bidang ginekologi. Ginekologi adalah cabang kedokteran yang fokus pada kesehatan wanita, termasuk kesehatan reproduksi, seksual, dan sistem reproduksi.

Mengapa Ada Perbedaan?

Perbedaan antara dokter spesialis kulit dan kelamin, dokter andrologi, dan dokter ginekologi disebabkan oleh fokus pendidikan spesialisasi masing-masing. Dokter spesialis kulit dan kelamin fokus pada diagnosis dan pengobatan penyakit kulit dan kelamin secara umum, sedangkan dokter andrologi dan dokter ginekologi fokus pada diagnosis dan pengobatan penyakit yang spesifik pada pria dan wanita.

Kesimpulan

Dokter spesialis kulit dan kelamin adalah dokter yang memiliki kompetensi untuk menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin. Biaya ke dokter spesialis kulit dan kelamin bervariasi, tergantung pada lokasi praktik, fasilitas yang ditawarkan, dan tingkat keparahan kondisi yang ditangani. J

Jika Anda mengalami gejala sakit kelamin Anda bisa mencoba untuk melakukan konsultasi di Klinik Kirana, Klik disini Untuk Konsultasi

 

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • Konsil Kedokteran Indonesia (2016). Standar Pendidikan dan Standar Kompetensi Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi Indonesia.
  • Ferreira IG, Weber MB, Bonamigo RR. History of dermatology: the study of skin diseases over the centuries. An Bras Dermatol. 2021 May-Jun;96(3):332-345. doi: 10.1016/j.abd.2020.09.006. Epub 2021 Mar 16. PMID: 33814211; PMCID: PMC8178570. Accessed 27 Nov 2023
  • Swiss Medical Network - Dermatology and venereology https://www.swissmedical.net/en/dermatology-venereology. Accessed 27 Nov 2023

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait