Sifilis dapat berkembang melalui empat tahap yang berbeda. Keempat stadium sifilis ini meliputi tahap primer, sekunder, laten, dan tersier. Semuanya memiliki gejala yang berbeda di tiap tahapnya.
Tahap pertama dan kedua adalah saat yang paling mudah menular kepada pasangan seksual. Cari tahu lebih dalam tentang stadium sifilis di sini.
1. Sifilis Primer
Tahap pertama terjadi 2-12 minggu setelah terpapar seseorang yang menderita sifilis dan sifatnya sangat menular. Selama tahap ini, luka halus dan keras yang disebut chancre berkembang di alat kelamin atau mulut Anda.
Chancre berukuran kecil dan biasanya tidak nyeri, sehingga Anda mungkin bahkan tidak menyadarinya. Luka tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan.
Namun, ini tidak berarti Anda tidak lagi menderita sifilis. Jika Anda tidak menerima pengobatan dengan obat-obatan, infeksi akan berpindah ke tahap kedua. Anda dapat menularkan sifilis melalui hubungan seksual vaginal, anal, atau oral selama tahap ini.
2. Sifilis Sekunder
Sekitar 1-6 bulan setelah luka sifilis hilang, ruam sifilis yang kasar dan bergelombang muncul. Pada tahap ini, sifilis masih sangat mudah untuk menular ke orang lain.
Ruam tersebut dapat menutupi seluruh tubuh Anda, termasuk telapak tangan dan telapak kaki Anda namun biasanya tidak gatal. Anda mungkin juga mengalami gejala seperti:
-
Demam
-
Kelelahan
-
Luka seperti kutil
-
Nyeri otot
-
Penurunan berat badan
-
Sakit kepala
-
Rambut rontok
-
Pembengkakan kelenjar getah bening
Anda dapat menularkan infeksi sifilis selama tahap ini melalui hubungan seksual vaginal, anal, atau oral. Gejala-gejala ini dapat muncul dan hilang selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.
Hanya karena ruam sifilis telah hilang atau Anda tidak mengalami gejala-gejala di atas bukan berarti Anda tidak lagi terinfeksi. Anda masih membutuhkan pengobatan dengan obat-obatan. Tanpa pengobatan, infeksi akan berlanjut ke tahap laten.
3. Sifilis Laten
Jika Anda tidak menerima pengobatan selama dua tahap pertama, infeksi akan berlanjut ke tahap laten. Pada tahap ini, tidak ada tanda atau gejala sifilis yang terlihat. Beberapa orang mengalami kambuh ringan dari waktu ke waktu.
Pada tahap ini, infeksi dapat merusak jantung, tulang, saraf, dan organ Anda. Tahap ini dapat berlangsung hingga 20 tahun. Penularan sifilis kepada pasangan seksual selama tahap laten tergolong sulit, tidak semudah penularan seperti tahap primer dan sekunder.
4. Sifilis Lanjut (Tersier)
Bagi kebanyakan orang, sifilis tidak berkembang melampaui fase laten karena infeksi sembuh dengan sendirinya atau karena gejalanya terlalu ringan untuk diperhatikan.
Menurut penelitian, antara 25% dan 40% dari semua pasien dengan sifilis yang tidak diobati pada akhirnya dapat berlanjur ke tahap tersier, meskipun hal ini mungkin membutuhkan waktu 20 atau 30 tahun untuk menjadi tampak secara klinis.
Tahap ini menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, salah satunya muncul guma sifilis. Masalah-masalah ini terjadi secara perlahan dan meliputi:
-
Kerusakan otak, demensia, dan masalah kesehatan kognitif
-
Penyakit jantung
-
Gangguan gerakan dan masalah otot
-
Kerusakan saraf
-
Kejang
-
Masalah penglihatan, termasuk kebutaan
Obati Sifilis dengan Tepat Sesuai Stadiumnya
Semua stadium sifilis di atas dapat sembuh total selama diobati dengan tepat mengikuti anjuran pengobatan dari dokter. Obati sifilis Anda di dokter kulit dan kelamin terpercaya seperti Klinik Kirana.
Layanan medis kelamin Klinik Kirana sudah berpengalaman di bidang penyakit kulit dan kelamin seperti Gonore, Sifilis, Herpes, dan lainnya, serta sudah menangani ribuan pasien. Hubungi tim kami melalui WhatsApp untuk membuat janji temu maupun konsultasi gratis sekarang!
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- Communicable Diseases Agency, Singapore. (2025). Syphilis. Singapore Government. https://www.cda.gov.sg/professionals/diseases/syphilis
- National Health Service (NHS). (2025). Syphilis. NHS Inform. https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/sexual-and-reproductive/syphilis/
- StatPearls Publishing. (2025). Syphilis. In M. E. Tudor, A. M. Al Aboud, S. W. Leslie, & W. Gossman (Eds.), StatPearls. National Center for Biotechnology Information (NCBI) Bookshelf. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK534780/
- Syphilis Outbreak Training Website. Clinical stages. https://syphilisoutbreaktraining.com.au/clinical-stages/
- University of Cape Town, Pathology Learning Centre. (2025). Stages of syphilis. University of Cape Town Health Sciences. https://health.uct.ac.za/pathology-learning-centre/disease-themes-syphilis-isifo-sedolobha-disease-town/stages-syphilis
Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!
Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.