Keluarnya nanah pada penis dapat menjadi tanda infeksi serius dan berbahaya. Biasanya, penis bernanah adalah gejala awal dari gonore, klamidia, bahkan kanker penis.
Pada umumnya, nanah bisa keluar sebagai cairan pra-ejakulasi (pre-cum) atau sebagai ejakulasi ketika ada rangsangan seksual. Namun, keluarnya cairan yang disertai gejala seperti gatal, terbakar, atau bau busuk, bisa menandakan adanya infeksi.
Pahami lebih dalam tentang cairan yang keluar dari penis di artikel ini.
Penyebab Penis Bernanah
Keluarnya cairan seperti nanah pada penis dapat disebabkan oleh dua hal, yakni infeksi menular seksual (IMS) dan non-IMS.
-
Penyebab umum IMS meliputi klamidia, gonore, trikomoniasis, dan mikoplasma genitalium
-
Penyebab non-IMS meliputi uretritis, infeksi saluran kemih (ISK), prostatitis, dan balanitis
Keputihan pada penis seringkali merupakan tanda IMS, terutama jika disertai nyeri saat buang air kecil atau nyeri saat berhubungan seksual. Untuk menentukan penyebabnya, perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada pasien.
Berikut ini beberapa tes umum yang dapat dilakukan untuk menentukan penyebab keluarnya cairan dari penis:
-
Tes urin: Tes ini dilakukan untuk memeriksa adanya infeksi saluran kemih atau penyakit menular seksual.
-
Swab uretra: Swab dari uretra (saluran di dalam penis) diambil untuk menguji keberadaan bakteri atau parasit penyebab infeksi, seperti gonore atau klamidia.
-
Tes PCR (Polymerase Chain Reaction): Tes ini sangat sensitif dan dapat mendeteksi DNA atau RNA dari patogen penyebab infeksi, seperti mycoplasma genitalium atau trichomoniasis.
-
Tes darah: Dapat digunakan untuk mendeteksi infeksi yang lebih luas atau masalah kesehatan lainnya yang mungkin berkaitan.
Indikasi Penyakit dari Penis Keluar Nanah
Keluarnya nanah dari penis dapat menjadi indikasi dari beberapa penyakit. Berikut ini daftar penyakit yang ditandai dengan adanya nanah pada penis:
1. Gonore
Gonore atau kencing nanah adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Gejala utamanya adalah keluarnya nanah berwarna putih, kuning, hingga kehijauan dari penis.
Umumnya, nanah keluar dari ujung saluran pembawa urine (uretra). Keluarnya nanah ini disertai dengan nyeri dan rasa terbakar saat buang air kecil.
2. Balanitis
Balanitis adalah peradangan pada kepala penis (glans) yang bisa menyebabkan rasa nyeri, kemerahan, dan pembengkakan.
Kondisi ini cukup umum terjadi, terutama pada pria yang tidak disunat. Balanitis bisa menyerang siapa saja, tapi lebih sering dialami oleh pria dengan kebersihan genital yang kurang optimal, diabetes, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Jika tidak ditangani dengan baik, balanitis bisa menyebabkan komplikasi serius seperti fimosis (kulit kulup yang mengencang dan tidak bisa ditarik ke belakang), nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seksual, bahkan infeksi menular seksual sekunder.
3. Klamidia
Klamidia (chlamydia) adalah salah satu infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini bisa terjadi baik pada pria ataupun wanita. Penyebarannya terjadi melalui kontak seksual.
Pada pria, gejala klamidia seperti:
-
Keluar cairan bening atau keruh dari ujung penis
-
Rasa terbakar saat buang air kecil (disuria)
-
Nyeri atau bengkak di salah satu atau kedua testis (jarang terjadi)
Selengkapnya: Penyakit Klamidia Pada Pria: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
4. Herpes genital
Herpes genital ditandai dengan luka lepuh pada area kelamin yang disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2).
Tidak jarang, pria yang terinfeksi herpes kelamin akan mengeluarkan nanah dari penis yang bertekstur kental dan keruh. Biasanya juga disertai gejala lain seperti sakit kepala, demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
Infeksi herpes bersifat kambuhan dan tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Meski begitu, gejala dari infeksi ini bisa dikontrol dengan obat antivirus oral dan topikal.
5. Infeksi saluran kemih (ISK)
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah penyakit akibat adanya organisme asing maupun patogen seperti bakteri yang masuk dan tumbuh ke dalam saluran kemih, termasuk ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra.
Bakteri yang paling sering menyebabkan infeksi saluran kemih adalah E. coli, sedangkan jenis bakteri lainnya meliputi Staphylococcus saprophyticus, Klebsiella, Enterococcus, Pseudomonas, Enterobacter, dan Proteus.
Jenis-jenis infeksi saluran kemih berdasarkan lokasinya, yakni:
-
Sistitis: infeksi saluran kemih bawah (kandung kemih)
-
Pielonefritis: infeksi saluran kemih atas (ginjal)
-
Uretritis: infeksi pada uretra
6. Trikomoniasis
Trikomoniasis (trichomoniasis) disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Walaupun lebih sering memicu gejala pada wanita, pria juga bisa terinfeksi.
Pada pria, gejala umum dari trikomoniasis seperti keluarnya nanah pada kemaluan serta rasa tidak nyaman saat buang air kecil atau ejakulasi.
Parasit Trichomonas dapat menular saat Anda berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi. Pada pria, parasit ini paling sering menginfeksi uretra saat penis kontak dengan vagina.
7. Mycoplasma genitalium (Mgen)
Mycoplasma genitalium (Mgen) adalah infeksi menular seksual (IMS) akibat bakteri yang dapat diobati dan biasanya tidak menimbulkan gejala.
Namun, infeksi ini dapat menyebabkan komplikasi seperti uretritis (radang uretra) dan servisitis (radang serviks). Komplikasi inilah yang biasanya memunculkan gejala, seperti sensasi terbakar saat buang air kecil (disuria) dan keluarnya cairan tidak biasa dari penis.
Mgen dapat menginfeksi bagian:
-
Serviks (muara rahim)
-
Uretra (saluran yang mengalirkan urin dari kandung kemih)
-
Rektum (bagian usus besar yang terletak sebelum anus)
8. Kanker penis
Kanker penis merupakan kondisi medis yang jarang terjadi, di mana sel-sel ganas (kanker) berkembang di jaringan penis.
Gejala kanker penis di antaranya:
-
Perubahan pada kulit penis
-
Penebalan kulit pada penis
-
Keluarnya cairan mirip nanah atau perdarahan, terutama dari ujung penis atau di bawah kulup
Pencegahan Penis Bernanah
Lakukan hal berikut ini untuk menghindari keluarnya nanah pada penis Anda:
-
Tidak berganti-ganti pasangan seks
-
Melakukan seks yang aman dengan memakai kondom, gunakan juga dental dam pada pasangan Anda untuk seks oral
-
Membersihkan badan Anda sebelum dan sesudah melakukan hubungan seks
-
Bersihkan penis Anda dengan menarik kulup, ini dapat menjadi sarang bakteri yang menyebabkan infeksi
-
Sangat disarankan untuk sunat
-
Cek kesehatan secara rutin untuk Anda yang aktif secara seksual
Kapan Harus ke Dokter?
Keluarnya nanah dari penis yang berbahaya biasanya disertai gejala lain yang mengganggu. Segera hubungi dokter jika Anda juga mengalami gejala-gejala berikut:
-
Cairan berbau menyengat atau busuk
-
Terjadi peradangan atau pembengkakan (biasanya pada kepala penis)
-
Rasa terbakar atau nyeri saat buang air kecil (disuria)
-
Terdapat darah dalam urine
-
Nyeri saat berhubungan seksual
-
Demam tinggi disertai menggigil
-
Keinginan untuk buang air kecil secara tiba-tiba, terutama di malam hari
Sekalipun hanya cairan tanpa nanah, jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter secepatnya. Penyedia layanan kesehatan dapat membantu menentukan penyebabnya dan memberikan penanganan yang tepat.
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- Clarewell Clinics. (n.d.). What is penile discharge? Causes, symptoms, and facts.
- Cleveland Clinic. (2025). Mycoplasma genitalium (Mgen): Causes, symptoms & treatment.
- Verywell Health. (2023, January 30). 8 Causes of penile discharge and what to do about it.
- Healthline. Is Male Discharge Normal - (https://www.healthline.com/health/male-discharge-normal). Accessed 01/12/2023
- Clarewell Clinics. Penile discharge - (https://clarewellclinics.co.uk/sti/penile-discharge/). Accessed 01/12/2023
- NIDDK. Prostatitis: Inflammation of the Prostate - (https://www.niddk.nih.gov/health-information/urologic-diseases/prostate-problems/prostatitis-inflammation-prostate). Accessed 01/12/2023
- Wray AA, Velasquez J, Khetarpal S. Balanitis. [Updated 2022 Jul 4]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537143/. Accessed 01/12/2023
- Sandhu J, Tu HYV. Recent advances in managing chronic prostatitis/chronic pelvic pain syndrome. F1000Res. 2017 Sep 25;6:F1000 Faculty Rev-1747. doi: 10.12688/f1000research.10558.1. PMID: 29034074; PMCID: PMC5615772. Accessed 01/12/2023
- Leandro Mena, Xiaofei Wang, Tomasz F. Mroczkowski, David H. Martin, Mycoplasma genitalium Infections in Asymptomatic Men and Men with Urethritis Attending a Sexually Transmitted Diseases Clinic in New Orleans, Clinical Infectious Diseases, Volume 35, Issue 10, 15 November 2002, Pages 1167–1173, https://doi.org/10.1086/343829. Accessed 01/12/2023
Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!
Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.