Kutil kelamin merupakan salah satu gejala infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papillomavirus). Meski terlihat ringan, kutil ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, menular ke pasangan, bahkan berkembang jika tidak ditangani dengan tepat.
Untuk itu, penting mengetahui langkah-langkah efektif dalam menghilangkan kutil kelamin hingga tuntas. Baca selengkapnya di artikel ini, termasuk efek samping dan juga tips pengobatan.
Cara Menghilangkan Kutil Kelamin
Ada beberapa langkah untuk menghilangkan kutil kelamin. Berikut panduan lengkapnya mulai dari awal terjangkit hingga pencegahannya agar tidak muncul lagi:
1. Lakukan tes untuk diagnosis
Langkah pertama dan paling penting adalah memastikan bahwa benjolan yang muncul memang kutil kelamin, bukan gangguan kulit lain. Pemeriksaan medis sangat dibutuhkan untuk diagnosis yang akurat.
-
Pada pria, terutama jika aktif secara seksual melalui anus, dokter bisa melakukan pemeriksaan anus menggunakan anoskop. Alat ini membantu melihat kutil yang tumbuh di bagian dalam anus.
-
Pada wanita, pemeriksaan melibatkan kolposkopi untuk melihat kondisi serviks dan vagina. Jika diperlukan, dokter juga akan melakukan biopsi untuk memastikan jenis lesi atau kutil yang tumbuh.
2. Rawat luka atau kutil kelamin dengan baik
Setelah kutil terdeteksi, penting untuk menjaga area yang terinfeksi dengan hati-hati. Beberapa yang bisa dilakukan:
-
Jaga luka atau kutil tetap bersih dan kering
-
Hindari menggaruk atau menggosok kutil karena bisa menyebabkan iritasi, luka, atau penyebaran virus ke area lain
-
Gunakan pakaian dalam yang longgar dan berbahan lembut
-
hindari penggunaan produk pembersih yang mengandung alkohol atau parfum yang bisa memperparah kondisi kulit
-
Jika kutil sudah mulai kering atau mengecil, tetap rawat dengan hati-hati agar tidak kambuh
3. Obati dengan benar
Pengobatan bisa dilakukan melalui berbagai cara, tergantung kondisi kutil dan rekomendasi dokter:
-
Menggunakan obat kutil kelamin minum atau oles sesuai dengan resep dokter
-
Elektrokauter, yakni menggunakan arus listrik untuk membakar dan menghancurkan kutil. Prosedur ini dilakukan oleh dokter dengan anestesi lokal, efektif untuk kutil eksternal.
-
Krioterapi, yakni proses pembekuan kutil dengan nitrogen cair hingga jaringan mati dan terlepas. Cocok untuk kutil kecil dan mungkin butuh beberapa kali sesi.
-
Laser, di mana menggunakan sinar laser untuk memutus suplai darah ke kutil, menyebabkan kutil mati. Biasanya untuk kutil yang besar atau sulit dijangkau.
-
Prosedur Eksisi Elektrokirurgi Lingkaran( LEEP), yakni menggunakan kawat bermuatan listrik untuk memotong dan mengangkat kutil, terutama di area serviks. Bisa dengan anestesi lokal atau umum.
-
Terapi dengan obat alami kutil kelamin seperti tea tree oil dan lidah buaya. Perlu diingat, ini hanya sebagai pendukung, bukan pengganti pengobatan utama
Pastikan Anda mengikuti jadwal pengobatan dan petunjuk penggunaan dengan benar. Jangan menghentikan pengobatan sebelum kutil benar-benar hilang. Untuk tanda kutil akan sembuh dapat Anda cari tahu pada artikel Ciri-Ciri Kutil Kelamin Akan Sembuh, Ini 6 Tandanya.
Perlu diketahui juga bahwa pengobatan kutil kelamin memiliki beberapa efek samping yang akan dibahas juga pada artikel ini di bagian selanjutnya.
4. Dapatkan vaksin HPV
Setelah kutil membaik atau sembuh, langkah pencegahan terbaik adalah dengan mendapatkan vaksin HPV. Vaksin ini tidak menyembuhkan infeksi yang sudah ada, tapi bisa melindungi dari jenis HPV lain yang berpotensi menimbulkan kutil baru atau bahkan kanker serviks.
Vaksin HPV dianjurkan untuk wanita dan pria usia 9–45 tahun, serta mereka yang sudah pernah terinfeksi HPV untuk mencegah infeksi ulang oleh tipe HPV lain.
5. Tes kesehatan secara berkala
Setelah proses pengobatan kutil kelamin selesai dan sudah membaik atau bahkan sembuh, Anda tetap harus melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan tubuh tidak kembali terinfeksi.
Beberapa tes yang direkomendasikan untuk memantau kesehatan seksual meliputi:
-
Pap smear pada serviks untuk wanita
-
Pap smear anal untuk pria
-
Tes HPV DNA
-
Tes IMS lainnya, seperti HIV, sifilis, gonore, dan klamidia
-
Pemeriksaan fisik oleh dokter jika muncul gejala baru
Pemeriksaan rutin ini penting dilakukan setidaknya setahun sekali, atau lebih sering jika Anda aktif secara seksual.
6. Hindari faktor risiko
Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Untuk menghindari infeksi ulang atau penularan ke pasangan, Anda perlu:
-
Menghindari aktivitas seksual sementara hingga kutil benar-benar sembuh
-
Setia pada satu pasangan, dan saling terbuka soal riwayat kesehatan seksual
-
Gunakan kondom saat berhubungan intim, meski perlindungannya tidak 100% terhadap HPV
-
Hindari kebiasaan yang menurunkan imunitas, seperti merokok atau konsumsi alkohol berlebihan
Selengkapnya: 5 Cara Mencegah Kutil Kelamin, Bisa Muncul Lagi Walau Sudah Sembuh
Apakah Ada Efek Samping dari Pengobatan Kutil Kelamin?
Seperti tindakan medis pada umumnya, proses pengobatan Kutil kelamin juga bisa menimbulkan efek samping. Beberapa di antaranya seperti:
1. Luka pasca bedah
Proses pembedahan kutil kelamin bisa meninggalkan luka pasca proses bedah berlangsung. Luka pasca bedah ini umumnya hilang dalam waktu 2-4 minggu setelah operasi.
Anda sebaiknya membatasi aktivitas fisik selama 2-3 hari setelah operasi dan hindari aktivitas yang terlalu berat pada 1-2 minggu pertama.
Apabila dalam proses pemulihan pasca bedah timbul pendarahan, cairan berbau yang disertai nyeri hebat dan demam selama lebih dari 1 minggu, segera periksakan ke dokter kelamin.
2. Terasa perih pada area pasca proses bedah
Salah satu efek samping yang umum terjadi setelah melakukan bedah kutil kelamin adalah timbul rasa perih pada area pasca bedah.
Rasa perih yang timbul ini memang umum terjadi, namun biasanya tidak akan bertahan dalam waktu lama dan akan mereda seiring masa penyembuhan.
Biasanya dokter akan meresepkan obat pereda nyeri apabila rasa perih yang timbul sampai tahap tak tertahankan, maka dari itu kontrol pasca bedah harus dilakukan dengan rutin.
3. Infeksi thrush
Salah satu efek samping yang cukup umum muncul saat menjalani pengobatan kutil kelamin adalah infeksi thrush, atau dikenal juga sebagai infeksi jamur ragi.
Pengobatan kutil kelamin, baik dengan krim oles (seperti imiquimod atau podofilin) maupun dengan metode fisik seperti krioterapi atau kauterisasi, dapat menyebabkan perubahan pH alami di area genital sehingga mampu menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan Candida.
Gejala Thrush di area genital pada wanita:
-
Gatal dan rasa terbakar di vagina atau sekitar vulva
-
Keputihan kental berwarna putih seperti susu basi
-
Kemerahan dan pembengkakan pada area genital
-
Nyeri saat buang air kecil (disuria) atau saat berhubungan
Gejala Thrush di area genital pada pria:
-
Ruam merah atau putih di kepala penis (glans)
-
Kulit terasa gatal, panas, atau mengelupas
-
Kadang disertai bau tidak sedap atau sensasi terbakar ringan
Jika Anda mengalami efek samping seperti di atas, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai dan aman.
Tips Pengobatan Kutil Kelamin yang Aman
Terlepas dari opsi pengobatan yang dipilih, ada beberapa tips yang dapat dilakukan:
-
Konsultasi medis: Sangat disarankan untuk mencari nasihat medis sebelum memulai pengobatan untuk kutil kelamin.
-
Memahami penjelasan pengobatan: Tanyakan kepada dokter tentang rincian pengobatan, termasuk biaya dan manfaat yang mungkin, serta efek samping yang dapat terjadi. Ini sangat penting terutama jika Anda sedang hamil.
-
Instruksi tindak lanjut: Pastikan Anda memahami instruksi tindak lanjut, seperti apa yang harus dilakukan jika ada ketidaknyamanan dan kapan harus mencari bantuan.
-
Kesabaran dalam pengobatan: Pengobatan sering membutuhkan beberapa kunjungan dan pendekatan yang berbeda-beda.
-
Hindari pengobatan over-the-counter: Jangan gunakan pengobatan yang tidak secara khusus untuk kutil kelamin (misalnya obat kutil untuk kaki atau tangan). Produk-produk ini tidak dimaksudkan untuk kulit genital yang sensitif dan bisa merusak kulit Anda.
-
Mandi air garam: Mandi air garam dapat membantu menenangkan dan menyembuhkan area genital selama pengobatan. Gunakan dua genggam garam biasa per bak mandi atau dua sendok makan dalam mangkuk besar, sebaiknya dua kali sehari.
-
Bisa menggunakan xylocaine (2% lignocaine gel): Ini adalah anestesi lokal yang berguna untuk diaplikasikan pada area yang luka dua menit sebelum buang air kecil atau buang air besar.
Obati Kutil Kelamin di Klinik Kirana
Menghilangkan kutil kelamin bukan hanya soal mengobati benjolannya, tapi juga menjaga kekebalan tubuh, menerapkan gaya hidup sehat, dan melakukan pencegahan agar tidak terulang.
Jika kutil kelamin tidak kunjung membaik atau bahkan muncul efek samping yang semakin parah, segera konsultasikan ke dokter kelamin ahli dan terpercaya. Anda bisa konsultasikan gejala kutil kelamin yang muncul di Klinik Kirana, klinik spesialis kulit dan kelamin yang memiliki dokter ahli terpercaya.
Klinik Kirana menyediakan layanan pengobatan penyakit kulit dan kelamin dengan mengedepankan privasi pasien dan menjamin kerahasiaan penyakit yang diderita. Klik di sini untuk konsultasi.
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- HPV ORG. Treatment for Genital Warts - (https://www.hpv.org.nz/hpv-treatment/how-remove-genital-warts). Accessed 10/12/2023
- Clevelandclinic. Genital Warts - (https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4209-genital-warts). Accessed 10/12/2023
- NHS. Genital warts - (https://www.nhs.uk/conditions/genital-warts/). Accessed 10/12/2023
- CDC. Genital HPV Infection – Basic Fact Sheet - (https://www.cdc.gov/std/hpv/stdfact-hpv.htm). Accessed 10/12/2023
- Plannedparenthood. How do I get treated for genital warts?-(https://www.plannedparenthood.org/learn/stds-hiv-safer-sex/genital-warts/how-do-i-get-treated-genital-warts). Accessed 10/12/2023
- Mayo Clinic. Sinecatechins (Topical Application Route) - (https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/sinecatechins-topical-application-route/precautions/drg-20070630). Accessed 10/12/2023
- Sauder DN, Skinner RB, Fox TL, Owens ML. Topical imiquimod 5% cream as an effective treatment for external genital and perianal warts in different patient populations. Sex Transm Dis. 2003 Feb;30(2):124-8. doi: 10.1097/00007435-200302000-00006. PMID: 12567169. Accessed 10/12/2023
- Medscape. Medical Warts Medication - https://emedicine.medscape.com/article/763014-medication. Accessed 10/12/2023
- AAFP. Management of Genital Warts By CHARLES M. KODNER, M.D., AND SORAYA NASRATY, M.D. (https://www.aafp.org/pubs/afp/issues/2004/1215/p2335.html). Accessed 10/12/2023
Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!
Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.