Apakah Bisa Sembuh dari HPV? Apa yang Harus Dilakukan?

Kesehatan July 16, 2025
SHARE ON
Apakah Bisa Sembuh dari HPV? Apa yang Harus Dilakukan?

HPV dapat sembuh secara sendirinya dalam waktu 2 tahun tergantung pada imun tiap penderitanya. Imun lebih kuat tentunya dapat sembuh lebih cepat. Selain itu, faktor kebersihan juga penting.

Sampai saat ini, belum ada obat yang ampuh untuk menghilangkan HPV dari tubuh. Namun, Anda bisa mengurangi potensinya agar tidak semakin parah dan juga menghindari penularan kepada orang lain melalui beberapa cara.

Perlu diketahui juga bahwa HPV tidak selalu menimbulkan gejala. Anda bisa saja terkena HPV, lalu beberapa bulan kemudian baru muncul gejala seperti kutil pada area kelamin. Inilah mengapa HPV menjadi sangat umum. Menurut Cleveland Clinic, hampir setiap orang pernah atau akan terinfeksi HPV di beberapa titik dalam hidup mereka.

Lalu, jika sudah terjangkit, bagaimana menyembuhkannya? Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk sembuh dari HPV serta mencegahnya muncul lagi.

Cara Sembuh dari HPV

Meskipun dapat sembuh secara sendirinya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses penyembuhan dapat berlangsung lebih cepat.

1. Merawat luka dan kutil

Kutil akibat HPV harus dirawat dengan benar, terlebih jika kutil berada di area kelamin yang mana risikonya lebih besar. Berikut cara merawat kutil akibat HPV:

  • Menggunakan salep yang diresepkan dokter, biasanya yang mengandung imiquimod dan podofilox

  • Tidak menyentuh kutil atau luka HPV secara langsung dan segera mencuci tangan jika tidak sengaja menyentuhnya

  • Pastikan selalu kering. Jika terkena air, lap dengan kain lembut dengan perlahan

  • Gunakan pakaian dengan bahan yang lembut, seperti katun

2. Memperkuat imun tubuh

Tubuh biasanya bisa membersihkan HPV secara alami dalam waktu 1–2 tahun. Jadi, penting untuk menjaga kekebalan tubuh dengan beberapa cara, seperti:

  • Makan makanan sehat dan bergizi (sayur, buah, protein)

  • Tidur yang cukup (7–9 jam per malam)

  • Olahraga rutin

  • Kelola stres dengan baik

  • Berhenti merokok karena dapat memperlemah sistem imun dan memperburuk kondisi HPV

3. Hindari penularannya

Jika terjangkit HPV, Anda harus awas dengan berbagai cara penularannya. Ini untuk menghindari orang sekitar Anda (keluarga) tertular HPV. Ketika lingkungan sekitar juga terjangkit, tentunya proses penyembuhan Anda akan lebih sulit dan lama.

Selengkapnya: 7 Cara Penularan HPV yang Wajib Diketahui untuk Pencegahan

HPV Bisa Saja Tidak Sembuh, Kenapa?

Seperti disinggung di atas, obat untuk menyembuhkan HPV belum ditemukan sampai saat ini. HPV bisa sembuh jika imun tubuh baik serta pasien melakukan perawatan pada luka akibat HPV dengan baik.

Sebaliknya, HPV bisa tidak kunjung sembuh, atau bahkan makin parah dan menyebabkan komplikasi (kanker serviks dan kanker penis) jika imun tubuh penderita lemah serta tidak merawat luka HPV.

Ciri-ciri HPV yang memburuk dapat ditandai dengan parahnya kutil kelamin.

Pada pria, ini gejala kutil kelamin semakin parah:

  • Pendarahan ringan

  • Rasa terbakar dan tidak nyaman pada kelamin

  • Gatal atau iritasi pada alat kelamin

Pada wanita, ini gejala kutil kelamin semakin parah:

  • Keputihan yang tidak normal, bisa berwarna pucat, encer, merah muda, cokelat, berdarah, atau berbau busuk

  • Pendarahan vagina juga dapat menjadi tanda abnormal pada serviks atau kanker

  • Nyeri di area panggul atau selama hubungan seksual dapat menjadi gejala tanda abnormal serviks

Ciri-Ciri HPV Mulai Sembuh

Keadaan HPV tidak selalu mudah dikenali, karena sebagian besar kasus tidak menimbulkan gejala yang jelas. Berikut beberapa tanda bahwa HPV Anda sudah mulai sembuh:

  • Kutil akan mengecil, mengering, atau hilang sepenuhnya

  • Tidak muncul lagi kutil baru setelah beberapa bulan

  • Area kulit kembali normal

  • Tidak ada rasa gatal, nyeri, atau tidak nyaman di area kelamin

  • Untuk wanita, sudah tidak keluar cairan tidak normal dari vagina

Menghindari HPV Muncul Lagi

Ketika sudah sembuh dari HPV, Anda harus tetap waspada dengan selalu menjaga kebersihan, imun, serta melakukan seks dengan aman agar tidak terkena lagi. Selain itu, ada juga beberapa hal lain untuk menghindari terjangkit HPV lagi:

  1. Mendapatkan vaksin HPV, baik untuk wanita maupun pria. Sebaiknya vaksin terlebih dulu sebelum Anda aktif secara seksual

  2. Melakukan skrining rutin dan Pap smear, baik untuk wanita maupun pria. Pap smear pada wanita dilakukan pada serviks, sementara pada pria dilakukan pada anal

  3. Melakukan pencegahan dengan mengetahui faktor penyebab HPV, seperti berhubungan seks tanpa pengaman dan terus berganti pasangan seks

Itulah kiat-kiat untuk sembuh dari HPV serta cara menghindari HPV muncul lagi di kemudian hari. Temukan lebih banyak artikel informatif seputar kesehatan dan penyakit kelamin di Artikel Medis Klinik Kirana.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • American Academy of Family Physicians. (2021, August). Human Papillomavirus: Screening, Testing, and Prevention. American Family Physician.
  • Alomedika. Epidemiologi Human Papillomavirus (HPV)
  • Centers for Disease Control and Prevention. (2025). HPV Vaccination Recommendations. U.S. Department of Health & Human Services.
  • Chaturvedi, A. K., & Gillison, M. L. (2022). Efficacy of HPV vaccination in preventing oral and oropharyngeal HPV infection among men and women: A systematic review. Journal of Clinical Virology, 155, 105333.
  • Cleveland Clinic. (2024). HPV (Human Papillomavirus).
  • Markowitz, L. E., Huang, B., & Maertens, L. (2024). Human papillomavirus vaccine efficacy and effectiveness. Vaccines, 11(6), 1060.
  • Morch, H. T., & Setayeshgar, S. (2023). Human papillomavirus infections—Classification, pathogenesis, and potential new therapeutic avenues. International Journal of Molecular Sciences, 25(14), 7616.
  • Setiawan, D., Nurulita, N. A., Khoirunnisa, S. M., & Postma, M. J. (2024). The clinical effectiveness of one‑dose vaccination with an HPV vaccine: A meta-analysis of 902,368 vaccinated women. PLOS ONE, 19(1), e0290808.

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait