Gonore bisa kambuh lagi jika pasien yang sudah sembuh kembali memicu penyebab dari Gonore, seperti berhubungan seks dengan banyak orang, tidak menggunakan kondom, melakukan seks anal, dan berbagai pemicu lainnya.
Namun, kekambuhan ini sangat bisa dihindari melalui berbagai cara, salah satunya dengan mengetahui semua penyebab kekambuhan Gonore. Ketahui semua pemicu beserta cara mengatasi dan pencegahannya di artikel ini.
Apa Penyebab dari Gonore yang Kambuh?
Gonore yang kambuh dapat terjadi ketika infeksi tidak benar-benar sembuh atau seseorang terinfeksi kembali setelah pengobatan. Berikut ini beberapa penyebab kekambuhan Gonore secara rinci:
-
Pasangan seksual tidak diobati: Berhubungan seks kembali dengan pasangan yang belum menjalani pengobatan dapat menyebabkan infeksi ulang. Maka dari itu, penting untuk melakukan pemeriksaan penyakit menular seksual sekaligus dengan pasangan.
-
Pengobatan tidak tuntas: Kekambuhan bisa terjadi jika pasien tidak menghabiskan antibiotik, lupa minum obat, atau menghentikan obat saat gejala membaik. Selalu ikuti anjuran dokter.
-
Resistensi antibiotik: Ketika terjadi resistensi, bakteri Gonore akan menjadi kebal terhadap antibiotik tertentu sehingga pengobatan kurang efektif. Ini membuat tubuh penderita Gonore tidak bisa sepenuhnya sembuh dan rentan kambuh lagi.
-
Infeksi di lokasi tertentu: Gonore di tenggorokan atau anus sering tidak bergejala dan lebih sulit disembuhkan. Ketika melakukan hubungan seks tidak aman (anal atau oral), maka seseorang akan tertular kembali.
-
Tidak melakukan pemeriksaan ulang: Tanpa tes lanjutan, infeksi yang masih ada bisa tidak terdeteksi. Inilah pentingnya melakukan tes ulang ketika Anda sudah sembuh untuk mengetahui apakah bakteri Gonore sudah benar-benar hilang.
-
Perilaku seksual berisiko: Tidak menggunakan kondom, sering berganti pasangan seksual, melakukan seks anal.
Baca Juga: Tidak Disarankan, Ini Bahayanya Berhubungan Badan Lewat Belakang!
Cara Mengatasi Gonore yang Kambuh
Berikut ini beberapa langkah yang harus Anda lakukan jika Gonore kambuh kembali:
1. Tes IMS dengan pasangan
Tes lab sangat penting untuk mengetahui apakah Anda benar-benar terinfeksi Gonore atau jenis Infeksi Menular Seksual (IMS) lainnya. Lakukan tes ini bersama dengan pasangan Anda agar saling terbuka jika ada salah satu yang terjangkit sementara pasangannya masih aman.
2. Gunakan obat antibiotik sesuai dosis
Obat Gonore yang biasa diresepkan oleh dokter seperti Ceftriaxone, Azithromycin, dan Cefixime. Untuk dosisnya, Anda harus periksa ke dokter untuk mendapatkan aturan pengobatan yang sesuai dengan pola resistensi Anda.
WHO menyarankan agar pengobatan Gonore disesuaikan dengan pola resistensi antibiotik di daerah setempat karena bakteri Gonore semakin kebal terhadap banyak obat. Untuk mengatasi data resistensi antibiotik yang belum diketahui, disarankan menggunakan dual therapy dibandingkan single therapy.
Selengkapnya, Anda bisa membaca langkah pengobatan Gonore di artikel Langkah Pengobatan Gonore dan Tipsnya Agar Cepat Sembuh.
3. Tes ulang pasca pengobatan
Setelah pengobatan selesai, Anda harus kembali ke fasilitas kesehatan untuk memeriksa ulang apakah infeksi Gonore sudah sepenuhnya sembuh atau belum. Sekalipun sudah dinyatakan sembuh, Anda sebaiknya tetap mempraktikkan hubungan seks yang aman dengan setia pada satu pasangan dan berhubungan menggunakan kondom.
Cara Mencegah Gonore agar Tidak Kambuh Lagi
Berikut langkah yang bisa Anda lakukan untuk mencegah Gonore kambuh di kemudian hari:
-
Setia dengan satu pasangan seks: Hindari berganti-ganti pasangan seks karena potensi terkena infeksi menular seksual (IMS) akan lebih tinggi. Ini tidak terbatas hanya pada Gonore, namun semua IMS lainnya juga mudah menular.
-
Gunakan kondom: CDC menekankan bahwa penggunaan kondom sangat penting dalam mencegah penularan infeksi menular seksual (IMS), termasuk Gonore. Kondom juga melindungi terhadap IMS lain yang mungkin terjadi bersamaan dengan Gonore, khususnya klamidia, yang sering terjadi bersamaan dengan infeksi Gonore.
-
Lakukan hubungan seks dengan aman: Sebaiknya Anda menghindari hubungan seks tidak aman, seperti anal seks dan oral seks. Selain itu, jika menggunakan mainan seks, selalu bersihkan setelah digunakan karena penularan Gonore dapat terjadi melalui benda yang terkontaminasi cairan kelamin.
-
Saling terbuka dengan pasangan: Salah satu faktor utama kekambuhan Gonore adalah ketidakterbukaan dengan pasangan ketika mengidap Gonore. Maka dari itu, jika Anda atau pasangan mengalami gejala IMS, segera periksa berdua. Ini untuk mengetahui lebih dini apakah keduanya terinfeksi sehingga penanganan lebih tepat.
-
Konseling dengan ahli: Jika Anda aktif secara seksual, jangan ragu untuk selalu berkonsultasi dan konseling dengan dokter ahli jika suatu saat memiliki keluhan di bagian kelamin Anda. Anda bisa berkonsultasi gratis di Klinik Kirana dengan mengisi form konsultasi online atau bertanya langsung kepada tim kami dengan klik tombol WhatsApp. Kerahasiaan dan informasi Anda dijamin aman.
-
Tes IMS secara berkala: Lakukanlah pengujian infeksi menular seksual (IMS) secara berkala dalam 3-6 bulan sekali, terutama jika Anda aktif secara seksual. Ini sangat dianjurkan karena tingginya angka infeksi ulang.
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- DrOracle Medical Advisory Board & Editors. (2025). Preventing recurrence of disseminated gonococcal infection: What is the most appropriate recommendation to prevent future recurrence of disseminated gonococcal infection in a sexually active woman? https://www.droracle.ai/articles/246650/what-is-the-most-appropriate-recommendation-to-prevent-future
- Vinmec International General Hospital. (2025). Preventing the risk of reinfection with gonorrhea. https://www.vinmec.com/eng/blog/preventing-the-risk-of-re-infection-with-gonorrhea-en
Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!
Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.