Vaksin Herpes Zoster: Manfaat, Efek Samping, dan Kisaran Harga

Kesehatan October 15, 2025
SHARE ON
Vaksin Herpes Zoster: Manfaat, Efek Samping, dan Kisaran Harga

Vaksin herpes zoster menjadi satu-satunya cara untuk melindungi diri Anda dari virus Varicella-Zoster (VZV) yang sangat menular. Vaksinasi terbukti 90% efektif dalam mencegah herpes zoster dan neuralgia pasca herpes.

Melalui artikel ini, Anda akan mengetahui lebih banyak tentang vaksin herpes zoster serta efek samping dan juga kondisi seseorang yang tidak boleh divaksin.

Mengenal Vaksin Herpes Zoster

Terdapat dua jenis vaksin herpes zoster, yaitu:

  • Zostavax: Jenis ini diberikan dalam satu dosis.

  • Shingrix: Jenis ini akan diberikan dalam dua dosis dengan jarak waktu tertentu.

Kebanyakan orang menerima Zostavax, tetapi jika jenis ini tidak cocok, Anda bisa menggunakan Shingrix. Keduanya memiliki manfaat yang sama.

Studi menunjukkan bahwa Shingrix aman. Pada uji klinis, Shingrix tidak menunjukkan adanya efek samping serius. Shingrix memberikan perlindungan yang kuat terhadap herpes zoster dan neuralgia pasca herpes (NPH), yaitu komplikasi herpes zoster yang paling umum.

  • Pada orang dewasa berusia 50 hingga 69 tahun dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat: Shingrix 97% efektif dalam mencegah herpes zoster; pada orang dewasa berusia 70 tahun ke atas, Shingrix 91% efektif.

  • Pada orang dewasa berusia 50 tahun ke atas: Shingrix 91% efektif dalam mencegah NPH; pada orang dewasa berusia 70 tahun ke atas, Shingrix 89% efektif.

  • Pada orang dewasa dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah: Shingrix antara 68% dan 91% efektif dalam mencegah herpes zoster, tergantung pada kondisi yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

  • Pada orang berusia 70 tahun ke atas dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat: Kekebalan Shingrix tetap tinggi setidaknya selama 7 tahun setelah vaksinasi.

Jika Anda terlanjur menggunakan vaksin Zostavax, Anda tetap bisa mendapatkan vaksin Shingrix untuk dosis yang kedua.

Manfaat Vaksin Herpes Zoster

Berikut ini beberapa manfaat vaksinasi herpes zoster:

  • Mencegah terjangkit virus Varicella-Zoster (VZV) yang dapat menyebabkan herpes zoster dan juga cacar air.

  • Mengurangi peluang kekambuhan dari VZV suatu hari nanti, ini mengingat virusnya akan selalu ada dalam tubuh.

  • Menurunkan risiko komplikasi pasca herpes zoster, utamanya adalah neuralgia pasca herpes (NPH), yaitu kondisi nyeri yang tidak kunjung hilang karena serabut saraf yang rusak menyalurkan sinyal nyeri berlebih ke otak dan kulit.

  • Menurunkan risiko komplikasi lain, seperti kebutaan, masalah saraf, infeksi kulit, hingga perubahan pigmen kulit.

Rekomendasi Penggunaan Vaksin

Berikut rekomendasi vaksinasi Shingrix:

  1. Dewasa 50 tahun ke atas: 2 dosis (dengan jarak 2 hingga 6 bulan)
  2. Dewasa 19 tahun ke atas dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah karena penyakit atau terapi: 2 dosis (jika diperlukan, dapat menerima dosis kedua dalam waktu 1 hingga 2 bulan setelah dosis pertama)

Apakah Ada Efek Samping Vaksin Herpes Zoster?

Shingrix menyebabkan respons yang kuat pada sistem kekebalan tubuh Anda sehingga dapat menimbulkan efek samping sementara yang biasanya berlangsung 2 hingga 3 hari.

Efek samping umum dari Shingrix meliputi:

  • Lengan terasa nyeri (intensitas ringan atau sedang).

  • Kemerahan dan bengkak di tempat suntikan.

  • Kelelahan dan nyeri otot.

  • Terkadang sakit kepala, menggigil, demam, sakit perut, dan mual.

Efek samping ini dapat sementara mencegah orang yang telah divaksinasi untuk melakukan aktivitas rutin. Jadi, Anda sebaiknya beristirahat setelah mendapatkan vaksin.

Efek samping lebih umum terjadi pada orang yang lebih muda. Anda tetap harus mendapatkan dosis kedua Shingrix meskipun Anda mengalami salah satu reaksi ini setelah dosis pertama. Jika nyeri tidak tertahankan, Anda bisa menggunakan pereda nyeri seperti ibuprofen.

Kondisi yang Tidak Boleh Divaksin

Seseorang tidak boleh menerima vaksin herpes zoster jika:

  • Memiliki reaksi terhadap gelatin, antibiotik neomisin, atau komponen lain dari vaksin herpes zoster.

  • Sedang menderita herpes zoster.

  • Sedang hamil (sebaiknya menunda pemberian Shingrix).

  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena HIV/AIDS atau penyakit lain yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

  • Sedang menjalani pengobatan dengan obat-obatan yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh, seperti steroid.

  • Sedang menjalani pengobatan kanker seperti radiasi atau kemoterapi.

  • Memiliki riwayat kanker yang memengaruhi sumsum tulang atau sistem limfatik, seperti leukemia atau limfoma.

  • Memiliki tuberkulosis aktif yang belum diobati.

Kisaran Biaya untuk Vaksin Herpes Zoster

Harga vaksin Shingrix di Indonesia bervariasi tergantung pada penyedia layanan kesehatan.

Anda bisa mendapatkan vaksin herpes zoster mulai dari Rp2.799.000 hingga Rp3.200.000 per dosis.

Untuk dosis lengkap (dosis 1 dan 2), harganya sekitar Rp6.200.000. Perlu diingat bahwa vaksin Shingrix harus diberikan dalam dua dosis, dengan interval 2–6 bulan antara dosis pertama dan kedua.

Informasi lebih lengkap dan rinci tentang vaksin herpes zoster bisa Anda dapatkan dengan bertanya langsung ke penyedia layanan kesehatan pilihan Anda.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • Centers for Disease Control and Prevention. Shingles vaccines.
  • HHS Iowa Department. Fact sheets: Varicella-zoster.
  • Satgas Imunisasi PAPDI. (2024). Mencegah cacar api melalui vaksinasi.

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait