Sifilis di Mulut: Cara Penularan, Gejala, dan Pengobatannya

Kesehatan February 3, 2026
SHARE ON
Sifilis di Mulut: Cara Penularan, Gejala, dan Pengobatannya

Sifilis juga dapat terjadi pada mulut jika seseorang yang memiliki sifilis di kelaminnya melakukan hubungan oral seks dengan orang lain. Jika tidak diobati, infeksi ini dapat menyebar ke seluruh tubuh, merusak jaringan penting, dan meningkatkan risiko penularan ke orang lain.

Ketahui bagaimana penularan sifilis di mulut, gejala berdasarkan stadiumnya, hingga pengobatan dan pencegahannya di sini.

Bagaimana Sifilis Bisa Terjadi di Mulut?

Sifilis bukan hanya menyerang alat kelamin, namun mulut juga bisa menjadi tempat infeksi bila bakteri T. pallidum masuk melalui kontak langsung dengan luka atau selaput lendir di rongga mulut.

Alurnya seperti ini:

  • Seseorang yang memiliki sifilis kelamin berhubungan seks oral dengan orang lain.

  • Orang yang memberikan seks oral (seperti blowjob) akan terpapar bakteri T. pallidum dan tertular sifilis di bagian mulutnya.

  • Ketika sudah terinfeksi sifilis mulut dan kemudian berciuman, orang lain akan ikut tertular sifilis mulut.

  • Ketika sudah terinfeksi sifilis mulut dan memberikan oral seks, maka orang yang menerima oral seks tersebut akan terjangkit sifilis kelamin.

Lesi dapat timbul di bibir, lidah, pipi bagian dalam, atau langit-langit mulut saat bakteri memasuki tubuh melalui kulit atau mukosa yang lembab.

Perlu diingat bahwa bakteri ini dapat bertahan pada luka kecil yang tidak disadari dan menyebabkan infeksi lebih luas jika tidak segera diobati.

Cara Penularan Sifilis Mulut

Penularan sifilis ke area mulut terjadi terutama melalui kontak langsung dengan bakteri:

  • Seks oral pada pasangan yang terinfeksi dengan luka sifilis aktif di alat kelamin atau mulut.

  • Kontak langsung dengan lesi mulut penderita (berciuman jika ada luka aktif).

  • Virus tidak menyebar melalui makanan atau alat makan biasa, tetapi risiko tetap ada jika ada luka terbuka yang bersentuhan langsung dengan bakteri aktif.

Oleh karena luka sifilis sering tidak menimbulkan rasa sakit, banyak orang tidak menyadari mereka sedang terinfeksi dan dapat menularkan bakteri ke orang lain saat bersentuhan.

Gejala Sifilis pada Mulut

Gejala sifilis di mulut dapat muncul berbeda-beda tergantung pada tahap infeksinya:

Gejala pada tahap primer

  • Lesi tunggal (chancre), yaitu luka kecil, keras, dan tidak nyeri yang muncul di bibir, lidah, atau langit-langit mulut.

  • Lesi ini bisa berlangsung beberapa minggu sebelum sembuh sendiri tanpa pengobatan, tetapi bakteri tetap ada di dalam tubuh.

Gejala pada tahap sekunder

Lesi oral yang lebih banyak dan beragam seperti:

  • Plak mukosa yang putih atau keabu-abuan

  • Ulserasi (luka terbuka) yang lebih luas

  • Bercak/lesi yang mirip kondisi lain

Lesi ini sering terjadi bersamaan dengan ruam kulit atau pembengkakan kelenjar getah bening

Gejala pada tahap laten atau tersier

Bisa muncul guma sifilis, yaitu lesi granulomatosa besar yang dapat merusak jaringan mulut, lidah, atau palatum.

Oleh karena penampilan lesi sangat bervariasi dan bisa mirip penyakit lain, diagnosis sering tertunda atau terlewat tanpa tes serologis.

Pengobatan Sifilis di Mulut

Sifilis, termasuk yang muncul pada mulut, pada dasarnya adalah infeksi bakteri yang dapat disembuhkan dengan antibiotik. Pengobatan umumnya meliputi:

  • Antibiotik penisilin (benzathine penicillin G) sebagai terapi utama, sering diberikan melalui suntikan sesuai stadium dan riwayat klinis.

  • Terapi alternatif (doxycycline atau ceftriaxone) dapat dipertimbangkan bila ada alergi terhadap penisilin.

Pengobatan harus diikuti dengan tes darah berulang untuk memastikan respons yang baik dan menurunkan kemungkinan reinfeksi. Untuk dosis juga harus sesuai dengan resep dokter.

Efek pengobatan biasanya terlihat saat lesi mulai mengecil dan hilang, serta titer antibodi menurun setelah beberapa minggu atau bulan. Namun, meskipun lesi mulut sembuh, perlu pemantauan lanjutan untuk memastikan infeksi tidak kambuh atau menyebar kembali.

Cara Menghindari Sifilis di Mulut

Mencegah sifilis di mulut terutama berkaitan dengan perilaku seksual aman dan kebersihan:

  • Gunakan kondom atau dental dam saat melakukan seks oral.

  • Hindari kontak oral jika salah satu pasangan memiliki luka aktif di mulut atau alat kelamin.

  • Lakukan tes infeksi menular seksual (IMS) secara rutin, terutama bila aktif secara seksual dengan pasangan baru atau berisiko tinggi.

  • Edukasi diri dan pasangan tentang tanda awal infeksi untuk deteksi dini.

  • Jika didiagnosis sifilis, pastikan pasangan juga diperiksa dan diobati untuk mencegah reinfeksi.

Melalui langkah-langkah ini, risiko mendapatkan atau menularkan sifilis di area mulut bisa dikurangi secara signifikan. Terpenting, hindarilah seks dengan lebih dari satu orang dan lakukan tes IMS secara rutin untuk mendeteksi adanya penyakit kelamin lebih awal.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • Devilliers-van Staden, C., Mphomoloi, M., Mawela, N. B., Alwan, J., & Mufamadi, L. (2022). Oral manifestations of syphilis: Report of four cases. Pathogens, 11(6), 612. https://doi.org/10.3390/pathogens11060612
  • Gofur, A. R. P., & Kusumo, A. D. (2020). Oral syphilis as potential lesion lead to malignancy. Biochemical and Cellular Archives, 20(Suppl. 1), 2891–2893. https://doi.org/10.35124/bca.2020.20.S1.2891
  • World Health Organization (WHO). (2021). Syphilis fact sheet. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/syphilis
  • Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (2022). Syphilis - CDC. Retrieved from https://www.cdc.gov/std/syphilis/default.htm
  • Mayo Clinic. (2023). Syphilis: Symptoms and treatment. Retrieved from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/syphilis/symptoms-causes/syc-20351756
  • National Health Service (NHS). (2022). Oral Syphilis: Symptoms and Treatment. Retrieved from https://www.nhs.uk/conditions/syphilis/

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait