Trikomoniasis pada Ibu Hamil: Dampak, Penanganan, dan Pencegahannya

Ginekologi January 4, 2026
SHARE ON
Trikomoniasis pada Ibu Hamil: Dampak, Penanganan, dan Pencegahannya

Trikomoniasis pada ibu hamil perlu mendapatkan penanganan yang tepat karena bisa berdampak pada ibu dan bayi yang akan dilahirkan. Bayi yang terdampak Trikomoniasis dari ibu seperti lahir prematur dan berat badan lahir rendah. 

Sementara pada ibu hamil, Trikomoniasis dapat meningkatkan risiko tertular IMS lain, termasuk HIV. Ketahui semua informasi dan penanganan Trikomoniasis pada ibu hamil di artikel ini.

Trikomoniasis pada Ibu Hamil

Trikomoniasis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Infeksi ini cukup sering terjadi dan bisa dialami oleh ibu hamil, baik dengan gejala maupun tanpa gejala. Deteksi dan penanganan yang tepat sangat penting untuk melindungi kesehatan ibu dan bayi.

Jika Anda terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala, Anda tetap dapat menularkannya kepada pasangan seksual Anda atau bayi Anda saat lahir.

Meskipun sebagian besar wanita yang menderita Trikomoniasis tidak menunjukkan gejala apa pun, beberapa gejala yang memungkinkan meliputi:

  • Gatal atau sensasi terbakar di alat kelamin

  • Nyeri atau kemerahan pada alat kelamin

  • Sensasi terbakar saat buang air kecil

  • Perasaan tidak nyaman saat berhubungan seksual

  • Perubahan pada cairan vagina dengan bau tidak sedap (warnanya bisa putih, abu-abu, kuning, atau kehijauan)

Gejala dapat muncul dan hilang dan dapat muncul paling cepat 5 hingga 28 hari setelah kontak seksual. Gejala dapat berkisar dari ringan hingga berat. Hubungi dokter Anda jika Anda mengalami salah satu gejala ini selama kehamilan Anda.

Bagaimana Ibu Hamil Bisa Terinfeksi Trikomoniasis?

Trikomoniasis menular melalui cairan kelamin yang bisa tersebar melalui:

  • Hubungan seksual tanpa kondom dengan pasangan yang terinfeksi

  • Kontak langsung alat kelamin dengan pasangan yang membawa parasit, meskipun pasangan tersebut tidak memiliki gejala

  • Berbagi mainan seks dengan pasangan yang terinfeksi

Trikomoniasis tidak menular melalui toilet, handuk, air kolam, atau sentuhan biasa. Namun, menyentuh langsung kelamin dan berkontak dengan cairan yang terinfeksi dapat menularkan Trikomoniasis.

Apa Dampak yang Bisa Terjadi?

Jika tidak ditangani dengan tepat dan segera, Trikomoniasis pada kehamilan dapat menimbulkan berbagai dampak, baik pada ibu maupun bayi.

Dampak pada Ibu Hamil

Pada ibu hamil, Trikomoniasis dapat menyebabkan:

  • Keputihan berwarna kuning kehijauan dan berbau tidak sedap

  • Gatal, perih, atau rasa tidak nyaman pada vagina

  • Nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seksual

  • Peradangan pada saluran reproduksi

  • Meningkatkan risiko tertular IMS lain, termasuk HIV

Gejala ini dapat mengganggu kenyamanan ibu dan meningkatkan risiko komplikasi bila tidak diobati.

Dampak pada Bayi

Trikomoniasis pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko:

  • Pecahnya selaput ketuban prematur

  • Kelahiran prematur

  • Berat badan lahir rendah

  • Infeksi pada bayi (jarang, tetapi bisa terjadi saat persalinan)

Meskipun parasit tidak menular langsung ke janin selama kehamilan, risiko komplikasi saat persalinan tetap perlu diwaspadai.

Bagaimana Penanganan Trikomoniasis pada Ibu Hamil?

Penanganan Trikomoniasis pada ibu hamil harus dilakukan di bawah pengawasan dokter. Langkah-langkahnya meliputi:

  • Pemeriksaan dan konfirmasi diagnosis melalui tes laboratorium, biasanya tes NAAT atau tes fisik.

  • Pemberian antibiotik yang aman untuk kehamilan, biasanya metronidazole, dengan dosis yang disesuaikan.

  • Pemantauan kondisi ibu selama dan setelah pengobatan.

  • Pengobatan pasangan seksual untuk mencegah penularan ulang.

  • Menghindari hubungan seksual sampai pengobatan selesai dan dinyatakan aman oleh dokter.

Baca Juga: Langkah Pengobatan Trikomoniasis dan Tipsnya Agar Lebih Efektif

Ibu hamil dengan Trikomoniasis tidak perlu dirawat di rumah sakit. Namun, tidak dianjurkan mengobati sendiri tanpa konsultasi medis terlebih dulu. Jadi, jangan sembarangan dalam mengonsumsi obat.

Apa Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan?

Untuk mencegah Trikomoniasis selama kehamilan, ibu hamil dapat melakukan hal berikut:

  • Gunakan kondom secara konsisten saat berhubungan seksual.

  • Setia pada satu pasangan dan pastikan pasangan juga sehat.

  • Lakukan pemeriksaan kehamilan dan IMS secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan.

  • Segera periksa ke dokter jika mengalami keputihan tidak normal, gatal, atau nyeri.

  • Pastikan pasangan ikut diperiksa dan diobati bila terdiagnosis Trikomoniasis.

Itulah informasi seputar Trikomoniasis pada ibu hamil. Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, segera periksa ke dokter terkait.

Namun, penting juga untuk diketahui bahwa Trikomoniasis seringnya tidak menunjukkan gejala. Jadi, Anda sebaiknya melakukan tes IMS untuk mendiagnosisnya. Dampak Trikomoniasis bisa memengaruhi bagi ibu dan bayi, jadi harus ditangani dengan tepat.

Jadi, ketika Anda memiliki gejala IMS, segera periksa ke klinik kelamin atau rumah sakit sebelum parah. Ajak pasangan Anda untuk periksa juga agar tidak terjadi infeksi berulang ketika salah satu sudah sembuh.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • American Pregnancy Association. Trichomoniasis during pregnancy. Retrieved from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-complications/trichomoniasis-during-pregnancy/
  • Centers for Disease Control and Prevention. CDC – DPDx: Trichomoniasis. U.S. Department of Health and Human Services. Retrieved from https://www.cdc.gov/dpdx/trichomoniasis/index.html
  • Berikut sitasi dalam format APA (Edisi ke-7) untuk kelima sumber yang Anda minta, disusun secara alfabetis:
  • Centers for Disease Control and Prevention. STD treatment guidelines: Trichomoniasis. U.S. Department of Health and Human Services. Retrieved from https://www.cdc.gov/std/treatment-guidelines/trichomoniasis.htm
  • Schumann, J. A., & Plasner, S. (2023). Trichomoniasis. In StatPearls. StatPearls Publishing. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK534826/

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait