Penyakit Kista Epidermoid: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Kesehatan June 13, 2025
SHARE ON
Penyakit Kista Epidermoid: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Kista epidermoid adalah benjolan kecil yang tumbuh perlahan di bawah permukaan kulit. Meski umumnya tidak berbahaya, kista ini bisa mengganggu penampilan atau kenyamanan, apalagi jika muncul di wajah, leher, atau punggung. Banyak orang mengenalnya sebagai "kista kulit" atau "kista sebasea", walau secara medis keduanya berbeda.

Kista ini bisa dialami siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada pria dewasa. Risiko akan meningkat kalau kamu memiliki kulit berminyak, jerawat yang parah, atau sering mengalami iritasi kulit. Meski tergolong jinak, kista bisa meradang dan menimbulkan infeksi jika tidak ditangani dengan tepat. Dalam beberapa kasus, infeksi ini bisa memicu nyeri hebat dan kerusakan jaringan kulit di sekitarnya.

Data dan Fakta Tentang Kista Epidermoid

Menurut Cleveland Clinic, kista epidermoid adalah jenis kista kulit yang paling umum dan menyumbang sekitar 80% dari seluruh kista yang berasal dari folikel rambut (Cleveland Clinic, 2022).

Di Amerika Serikat, diperkirakan lebih dari 20% orang dewasa pernah mengalami kista epidermoid setidaknya satu kali dalam hidup mereka (National Institutes of Health, 2020). Meski tidak berbahaya dan tidak menular, kista ini tetap perlu diwaspadai, terutama jika ukurannya membesar atau terinfeksi.

Berbeda dari penyakit kulit menular, kista epidermoid tidak menyebar dari orang ke orang. Kista ini terbentuk secara lokal akibat sumbatan di saluran folikel rambut atau trauma kecil pada kulit. Proses ini memicu sel kulit mati dan keratin terjebak di dalam jaringan kulit, hingga membentuk benjolan.

Gejala Kista Epidermoid yang Perlu Kamu Kenali

Gejala kista epidermoid bisa muncul perlahan dan sering kali tidak terasa sakit di awal. Tapi ada beberapa ciri khas yang perlu kamu waspadai:

  • Benjolan bulat di bawah kulit, biasanya berukuran kecil hingga sedang, bisa digerakkan saat disentuh.

  • Permukaan kulit tampak normal atau agak kekuningan. Jika kista meradang, warnanya bisa kemerahan.

  • Titik hitam kecil di tengah benjolan, menyerupai komedo.

  • Cairan kental berbau bisa keluar jika kista pecah.

  • Rasa nyeri dan pembengkakan, terutama jika terjadi infeksi atau gesekan terus-menerus.

Kista ini paling sering muncul di wajah, leher, punggung, dada, dan area genital. Kalau benjolan muncul di lokasi yang sering tergesek pakaian, misalnya di selangkangan atau bawah punggung, kista bisa cepat membesar dan menimbulkan iritasi.

Penyebab Terjadinya Kista Epidermoid

Kista epidermoid terbentuk saat sel kulit mati yang seharusnya luruh justru masuk ke lapisan kulit dalam dan terperangkap. Sel-sel ini terus memproduksi keratin, yang kemudian menumpuk dan membentuk kantung berisi zat kental.

Berikut beberapa penyebab paling umum:

  1. Folikel rambut yang tersumbat atau rusak, biasanya akibat jerawat atau luka kecil.

  2. Trauma ringan pada kulit, seperti gesekan, iritasi, atau luka cukur.

  3. Produksi minyak berlebih, yang menyumbat pori-pori.

  4. Faktor genetik, terutama pada orang dengan riwayat keluarga yang juga mengalami kista.

  5. Kondisi kulit tertentu, seperti jerawat kistik atau sindrom langka seperti Gardner syndrome.

Pilihan Pengobatan Kista Epidermoid

Sebagian besar kista tidak membutuhkan pengobatan jika tidak mengganggu. Tapi kalau kamu merasa tidak nyaman, berikut beberapa metode yang bisa dilakukan:

1. Eksisi Total Kista

Ini adalah prosedur pembedahan kecil untuk mengangkat seluruh kista, termasuk dinding kantungnya. Dokter akan melakukan sayatan di atas benjolan, lalu mengangkat kista secara utuh. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan anestesi lokal dan meninggalkan bekas luka minimal. Keunggulannya adalah hasil yang permanen—kista tidak akan tumbuh lagi jika seluruh dinding berhasil diangkat.

2. Injeksi Kortikosteroid

Kalau kista tampak meradang tapi belum terinfeksi, dokter bisa menyuntikkan obat kortikosteroid langsung ke dalam benjolan. Obat ini membantu mengurangi peradangan dan memperkecil ukuran kista dalam waktu singkat. Metode ini tidak menghilangkan kista secara permanen, tapi bisa sangat membantu jika kamu ingin menghindari pembedahan sementara.

3. Drainase

Jika kista sudah pecah atau bernanah, dokter mungkin akan membuat sayatan kecil untuk mengeluarkan isi kista. Cairan yang dikeluarkan biasanya berupa keratin kental berwarna putih kekuningan dan berbau khas. Meski bisa meredakan gejala sementara, prosedur ini tidak mengangkat dinding kista, sehingga resiko kista muncul kembali cukup tinggi.

4. Pemberian Antibiotik

Kalau kista mengalami infeksi, dokter bisa meresepkan antibiotik minum atau topikal untuk membasmi bakteri penyebab infeksi. Biasanya diberikan bersamaan dengan prosedur drainase. Tapi perlu diingat, antibiotik hanya mengatasi infeksinya kista itu sendiri tidak akan hilang tanpa pengangkatan langsung.

Kapan Sebaiknya Kamu ke Dokter?

Segera konsultasikan ke dokter jika:

  • Kista terasa nyeri, membesar cepat, atau berubah warna

  • Ada cairan berbau yang keluar dari benjolan

  • Kamu merasa tidak nyaman secara psikologis akibat penampilan kista

Konsultasikan Masalah Penyakitmu di Klinik Kirana

Kalau kamu punya benjolan kulit yang mengganggu atau mencurigakan, jangan tunggu sampai makin parah. Klinik Kirana siap membantumu dengan fasilitas medis yang lengkap, dokter berpengalaman, dan pendekatan yang ramah terhadap pasien. Jadwalkan konsultasi hari ini dan temukan solusi terbaik untuk kulitmu.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • Cleveland Clinic. (2022). Epidermoid cysts. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17727-epidermoid-cysts
  • National Institutes of Health. (2020). Epidermoid Cyst. MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/000842.htm
  • Mayo Clinic. (2022). Epidermoid cyst. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/epidermoid-cyst/symptoms-causes/syc-20371110

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait