Ada banyak cara penularan herpes yang dapat dilakukan secara sadar maupun tidak sadar. Penularan herpes sangat mudah, dapat menular melalui kontak kulit ke kulit, bahkan ketika tidak ada luka yang terlihat sekalipun.
Inilah mengapa penting untuk mengetahui bagaimana penyebaran herpes terjadi, terutama bagi Anda yang aktif secara seksual agar terhindar dari penyakit ini. Ketahui semuanya di artikel ini.
Bagaimana Cara Penularan Herpes?
Setidaknya ada 7 cara penularan herpes yang bisa terjadi, baik secara sadar ataupun tidak sadar.
-
Kontak genital-ke-genital: Herpes menyebar dari area genital (kelamin) seseorang ke area genital orang lain, biasa terjadi saat penetrasi hubungan seks. Ini menyebabkan herpes genital
-
Kontak oral-ke-oral: Herpes menyebar dari mulut seseorang ke mulut orang lain (berciuman). Ini dapat menyebabkan herpes oral
-
Kontak oral-ke-genital: Seseorang yang memiliki herpes di mulut dapat menularkan orang lain ketika terjadi kontak dengan genital orang lain, contohnya saat melakukan blowjob. Penularan ini dapat menyebabkan herpes genital
-
Kontak genital-ke-oral: Seseorang yang memiliki herpes di genital (kelamin) dapat menularkan orang lain ketika terjadi kontak dengan mulut orang lain. Ini menyebabkan herpes oral
-
Kontak genital-ke-tangan: Seseorang yang memiliki herpes di genital dapat menularkan orang lain ketika luka herpes tersebut dipegang orang lain, ini biasanya terjadi saat foreplay menggunakan tangan (fingering atau handjob)
-
Kontak kulit-ke-luka: Herpes juga dapat menular melalui sentuhan pada luka di mulut atau genital atau area lain yang terinfeksi. Ini dapat menyebabkan herpes oral maupun herpes genital. Penularan ini sangat berbahaya karena biasanya terjadi secara tidak sadar
-
Kontak luka-benda: Herpes juga bisa menyebar melalui benda yang dipakai bersama-sama, misalnya handuk, mainan seks, hingga alat cukur. Walaupun bisa terjadi, penularan dari benda yang dipakai bersama ini cukup kecil kemungkinannya
Bagaimana Cara Menghindari Penularan Herpes?
Herpes adalah infeksi virus yang dapat menular dengan mudah dan virusnya tetap ada dalam tubuh seumur hidup. Kendati demikian, ada banyak langkah yang dapat diambil untuk mencegah penularannya.
Berikut ini cara menghindari herpes semakin meluas:
Jika Anda mengidap herpes
Jika Anda punya herpes, lakukan ini untuk menghindari menularkan orang lain:
-
Jangan memegang luka herpes kemudian menyentuh orang lain tanpa mencuci tangan dengan sabun terlebih dulu
-
Tidak berhubungan seks terlebih dulu, baik seks vaginal, anal, maupun oral
-
Sekalipun Anda menggunakan kondom saat beraktivitas seksual, tidak sepenuhnya menjamin aman dari penularan herpes
-
Minum obat sesuai anjuran dokter
-
Rawat luka herpes dengan tepat
Baca Juga: 5 Cara Mengobati Herpes dengan Tepat
Jika orang terdekat Anda mengidap herpes
Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah tertular herpes dari orang di sekitar Anda:
-
Tidak berbagi barang kepada orang pengidap herpes, seperti handuk, pakaian, sikat gigi, alat makan, hingga alat cukur
-
Hindari kontak fisik dengan orang pengidap herpes
-
Jika terjadi kontak tidak sengaja, segera cuci dengan air dan sabun
-
Jaga imun tubuh Anda, jika imun lemah maka akan lebih mudah tertular herpes
Itulah beberapa cara penularan herpes serta cara menghindari penularannya. Informasi di atas sangat penting untuk Anda ketahui jika sudah mengalami gejala-gejala herpes agar tidak menularkan orang di sekitar Anda.
Terpenting, selalu jujur dan berterus terang kepada pasangan Anda. Ini membuat mereka dapat diperiksa lebih awal untuk mengetahui apakah sudah tertular juga atau tidak.
Pastikan Anda dan pasangan rutin melakukan tes kesehatan, terutama jika aktif secara seksual. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu mendeteksi infeksi sejak dini dan mencegah penyebaran lebih lanjut.
Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana
Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial
- Cleveland Clinic. (2023). Herpes simplex: Causes, symptoms, and treatment.
- Hopkins Medicine. (2023). Genital herpes (HSV-1 & HSV-2).
- National Center for Biotechnology Information. (2021). Herpes Simplex Virus. In StatPearls. StatPearls Publishing.
- Planned Parenthood. (2023). Herpes. https://www.plannedparenthood.org/learn/stds-hiv-safer-sex/herpes
Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!
Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.