12 Komplikasi Gonore pada Pria dan Wanita, Wajib Waspada

Kelamin January 4, 2026
SHARE ON
12 Komplikasi Gonore pada Pria dan Wanita, Wajib Waspada

Menurut studi, komplikasi Gonore paling sering terjadi pada wanita. Namun, ini tidak terbatas hanya pada wanita saja, yang berarti pria penderita Gonore juga bisa mengalami komplikasi.

Pada wanita, beberapa komplikasinya seperti radang panggul (PID), endometritis, hingga kemandulan. Sementara pada pria, komplikasinya seperti epididimitis, prostatitis, hingga kemandulan.

Meskipun lebih dari 50% wanita tidak akan menunjukkan gejala infeksi Gonore serviks, sebagian besar pria (lebih dari 90%) justru akan menunjukkan gejala Gonore. Ketahui semua komplikasi Gonore beserta ciri-ciri dan gejalanya di sini.

Komplikasi Gonore pada Pria

Berikut beberapa komplikasi Gonore pada pria disadur dari beberapa jurnal:

1. Epididimitis

Infeksi dan peradangan pada epididimis, yaitu saluran di bagian belakang testis yang menyimpan dan membawa sperma. Gonore dapat menyebar dari uretra ke area ini.

Gejalanya seperti:

  • Nyeri dan pembengkakan pada satu atau kedua testis

  • Nyeri tekan pada skrotum

  • Demam atau menggigil

  • Buang air kecil yang nyeri atau keluarnya cairan dari penis

2. Prostatitis

Prostatitis adalah peradangan atau infeksi kelenjar prostat yang disebabkan oleh penyebaran bakteri Gonore dari uretra.

Gejala prostatitis akibat komplikasi Gonore, yaitu:

  • Nyeri di perut bagian bawah, selangkangan, atau punggung bawah

  • Nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil

  • Kesulitan memulai atau mempertahankan aliran urin

  • Nyeri saat ejakulasi

  • Demam pada kasus akut

3. Orchitis

Komplikasi Gonore pada pria selanjutnya adalah Orchitis, yaitu peradangan pada satu atau kedua testis yang dapat terjadi ketika infeksi Gonore menyebar atau memburuk.

Gejala seperti:

  • Nyeri dan pembengkakan testis

  • Kemerahan atau rasa hangat pada skrotum

  • Demam dan rasa tidak nyaman secara umum

  • Kemungkinan penurunan produksi sperma

4. Lymphangitis

Lymphangitis adalah peradangan pembuluh limfatik akibat penyebaran infeksi Gonore. Gejalanya meliputi:

  • Garis-garis merah dan nyeri pada kulit (biasanya di dekat selangkangan)

  • Pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan

  • Demam atau menggigil

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di area yang terkena

5. Proctitis

Proctitis adalah peradangan rektum yang disebabkan oleh infeksi Gonore. Ini biasanya terjadi karena kontak seksual anal atau penyebaran bakteri ke area rektum.

Gejalanya meliputi:

  • Nyeri atau ketidaknyamanan rektum

  • Cairan lendir atau nanah dari anus

  • Perdarahan rektum

  • Nyeri saat buang air besar

  • Perasaan ingin buang air besar meskipun rektum kosong (tenesmus)

6. Inflamasi mata

Infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri Gonore yang masuk ke mata, biasanya dari kontak dengan cairan genital yang terinfeksi.

Gejala dari inflamasi mata akibat komplikasi Gonore, yaitu:

  • Mata merah dan bengkak

  • Cairan mata kental berwarna kuning atau hijau

  • Nyeri mata atau sensitivitas terhadap cahaya

  • Penglihatan kabur jika parah

7. Infertilitas

Komplikasi jangka panjang akibat Gonore yang tidak diobati yang menyebabkan jaringan parut atau penyumbatan pada saluran reproduksi. Ini lebih sering terjadi pada wanita, tapi bisa juga terjadi pada pria.

Untuk gejala dari infertilitas ini tidak dapat ditemukan, Anda harus melakukan rangkaian tes kesuburan dengan dokter terkait untuk mengetahui apakah masih subur atau tidak.

Komplikasi Gonore pada Wanita

Berikut beberapa komplikasi Gonore pada wanita disadur dari beberapa jurnal:

1. Radang panggul (PID)

Pelvic inflammatory disease (PID) adalah infeksi serius pada organ reproduksi wanita, termasuk rahim, tuba falopi, dan ovarium. Terjadi ketika bakteri Gonore menyebar ke atas dari serviks.

Gejala PID akibat komplikasi Gonore, di antaranya:

  • Nyeri perut bagian bawah atau panggul

  • Demam atau menggigil

  • Keputihan abnormal

  • Nyeri saat berhubungan seks

  • Perdarahan menstruasi tidak teratur

  • Nyeri saat buang air kecil

2. Kehamilan ektopik

Suatu kondisi yang mengancam jiwa di mana sel telur yang telah dibuahi menempel di luar rahim, biasanya di tuba falopi. Gonore dapat menyebabkan jaringan parut yang menghambat pergerakan sel telur secara normal.

Gejalanya seperti:

  • Nyeri perut bagian bawah yang tajam atau parah

  • Perdarahan vagina yang tidak berhubungan dengan menstruasi

  • Nyeri bahu (akibat perdarahan internal)

  • Pusing atau pingsan

  • Tidak menstruasi

3. Endometritis

Peradangan atau infeksi pada lapisan rahim (endometrium) yang disebabkan oleh Gonore yang menyebar dari serviks. Gejala endometritis seperti:

  • Nyeri panggul atau perut bagian bawah

  • Demam

  • Keputihan berbau busuk

  • Perdarahan rahim abnormal

  • Nyeri saat berhubungan seks

4. Inflamasi mata

Infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri Gonore yang masuk ke mata, baik melalui kontak tangan ke mata atau selama persalinan.

Gejala inflamasi mata akibat komplikasi Gonore:

  • Mata merah dan bengkak

  • Cairan kental berwarna kuning atau hijau

  • Nyeri atau iritasi mata

  • Sensitivitas terhadap cahaya

  • Penglihatan kabur pada kasus yang parah

Perlu Anda ketahui juga bahwa ibu hamil dengan Gonore bisa menularkan kepada janin. Ini terjadi selama proses persalinan di mana janin melewati cairan kelamin ibu yang terinfeksi Gonore. Nantinya, bayi akan mengalami konjungtivitis Gonore.

Selengkapnya: Gonore pada Mata Bayi: Penularan, Pengobatan, dan Pencegahan

5. Infertilitas

Komplikasi jangka panjang akibat Gonore yang tidak diobati, terutama karena jaringan parut pada tuba falopi akibat PID.

Gejala yang mungkin terjadi:

  • Kesulitan hamil

  • Riwayat nyeri panggul berulang atau PID

Infertilitas ini seringkali tidak ada gejala yang terlihat. Untuk lebih yakin apakah Anda infertil atau tidak, lakukanlah serangkaian tes kesuburan di dokter terkait.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Komplikasi Gonore?

Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa dari komplikasi di atas maka segera lakukan:

  • Periksa ke dokter kulit dan kelamin (Sp.KK): Anda bisa memeriksakan diri ke klinik kelamin, rumah sakit, atau praktik dokter terkait. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan tes NAAT ulang ataupun tes darah. Ini untuk melihat seberapa resisten bakteri Gonore sehingga dosis antibiotik yang diberikan akan tepat.

  • Ikuti regimen pengobatan dokter: Anda harus mengikuti semua aturan pengobatan dari dokter. Minum obat sesuai dosis, waktu, dan anjurannya. Jika memang harus dihabiskan, obat harus terus diminum sampai habis walaupun Anda merasa sudah sembuh saat minum setengahnya.

  • Hindari semua aktivitas seks: Anda wajib stop berhubungan seksual, baik vaginal, anal, maupun oral selama belum sembuh. Sekalipun sudah sembuh, sebaiknya menggunakan kondom.

  • Kelola dampak jangka panjang: Anda sebaiknya tetap mengelola dampak dari Gonore sekalipun sudah sembuh. Anda bisa segera konsultasi jika menemukan gejala atau keluhan pada kelamin Anda. Klinik Kirana menyediakan konsultasi online penyakit kelamin gratis yang bisa Anda manfaatkan. Kerahasiaan dan informasi dijamin aman.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • Unemo M, Seifert HS, Hook EW 3rd, Hawkes S, Ndowa F, Dillon JR. Gonorrhoea. Nat Rev Dis Primers. 2019 Nov 21;5(1):79. doi: 10.1038/s41572-019-0128-6. PMID: 31754194. Accessed 07/12/2023
  • Green LR, Cole J, Parga EFD, Shaw JG. Neisseria gonorrhoeae physiology and pathogenesis. Adv Microb Physiol. 2022;80:35-83. doi: 10.1016/bs.ampbs.2022.01.002. Epub 2022 Feb 18. PMID: 35489793. Accessed 07/12/2023
  • Piszczek J, St Jean R, Khaliq Y. Gonorrhea: Treatment update for an increasingly resistant organism. Can Pharm J (Ott). 2015 Mar;148(2):82-9. doi: 10.1177/1715163515570111. PMID: 25918540; PMCID: PMC4366410. Accessed 07/12/2023

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait