Sst… Ternyata Pria di Indonesia Gak Suka Pakai Kondom, Ini Bahayanya.

Kelamin November 17, 2022
Sst… Ternyata Pria di Indonesia Gak Suka Pakai Kondom, Ini Bahayanya.

Kondom adalah salah satu jenis alat kontrasepsi yang dapat digunakan oleh pria. Selain berfungsi untuk mencegah kehamilan, kondom juga dapat mengurangi risiko infeksi dan penyakit yang akan muncul akibat berhubungan intim. Namun banyak pria Indonesia yang tidak suka menggunakan kondom saat melakukan hubungan intim. Apa saja sih penyebabnya? 

Mengapa Pria Indonesia Tidak Suka Menggunakan Kondom

Pada tahun 2016, survey global yang dilakukan oleh Durex. Pria di Indonesia tidak terlalu menyukai menggunakan kondom saat melakukan hubungan intim. Menurut survey tersebut, alasan mereka memilih untuk melakukan seks tanpa kondom karena, penggunaan kondom dinilai dapat mengurangi kepuasan saat melakukan hubungan seksual.
Selain itu mereka juga memiliki perasaan aman tidak akan terkena penyakit menular seksual. Karena kebanyakan di Indonesia, seorang pria hanya akan melakukan hubungan intim dengan satu pasangan. Atau jika hubungan intim dilakukan dengan beberapa orang, biasanya mereka adalah pasangan yang berada dalam lingkup pernikahan.Kurangnya minat untuk menggunakan kondom, sebagai pelindung dan alat kontrasepsi. Adalah karena sebagian orang memilih untuk mengeluarkan sperma diluar tubuh. Sehingga pasangannya bisa terhindar dari kehamilan.

Selain itu menurut BKKBN tahun 2021 saat peluncuran program “Pria ber-KB itu Keren” dalam rangka menyukseskan program Indonesia Bebas Stunting. Hanya terdapat 3,12% laki-laki menggunakan kondom dan 0,5% yang melakukan vasektomi. Hal ini menandakan bahwa partisipasi pria untuk menggunakan kontrasepsi di Indonesia masih sangat rendah.

Manfaat Menggunakan Kondom Saat Berhubungan Intim

Menggunakan kondom saat berhubungan intim memiliki banyak manfaat. Berikut ini adalah beberapa manfaat penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim.

Memperkecil Risiko Terkena Penyakit Menular Seksual

Menggunakan kondom saat melakukan hubungan intim dapat memperkecil risiko anda terkena penyakit menular seksual atau menulari pasangan ada dengan IMS.. Karena kondom dapat mencegah terjadinya kontak langsung dengan cairan genital yang merupakan salah satu sarana masuknya bakteri, jamur, virus dan parasit akibat IMS.

Mencegah Kehamilan

Kondom memiliki fungsi utama sebagai alat kontrasepsi yang dapat mencegah terjadinya kehamilan saat hubungan intim terjadi. Sel sperma akan tertampung di dalam kondom dan tidak memasuki vagina. Kondom terbuat dari bahan yang elastis, tipis namun kuat. Anda tidak perlu khawatir tentang keamanannya. Kebocoran pada kondom adalah hal yang jarang terjadi. Pilihlah kondom dengan bahan yang kuat, elastis namun tetap nyaman digunakan.

Menjaga Ereksi Tetap Stabil

Kabar baik bagi mereka yang kesulitan untuk menahan ereksi, kondom ternyata dapat membantu anda untuk mempertahankan ereksi. Sehingga durasi hubungan intim bisa lebih lama dan pasangan bisa lebih terpuaskan.

Mencegah Cedera Saat Melakukan Penetrasi

Kondom sudah dilengkapi dengan pelumas, sehingga penetrasi bisa lebih mudah dilakukan dengan bantuan pelumas dari kondom. Hal ini tentu saja mengurangi risiko cedera saat berhubungan intim dan mencegah lecet pada vagina.

Mudah Didapatkan dan Harganya Lebih Terjangkau

Salah satu keunggulan kondom dibanding alat kontrasepsi lain adalah mudah didapatkan serta harganya sangat terjangkau. Kondom dapat ditemukan di supermarket, apotik dan minimarket terdekat. Tentu saja dengan berbagai varian bentuk, aroma dan kualitas bahan. 

Jenis IMS Yang Muncul Akibat Tidak Menggunakan Kondom

Kondom dapat membantu anda terhindar dari penyakit menular seksual. Penggunaan kondom bisa membuat hubungan intim lebih aman, bersih dan higienis. Apa saja penyakit menular seksual yang bisa muncul akibat tidak menggunakan kondom? Berikut adalah jenis penyakit menular seksual yang akan muncul jika anda tidak menggunakan kondom. Terutama jika anda memiliki kebiasaan seks bebas dan suka berganti-ganti pasangan.

Sifilis

Penyakit Sifilis atau Raja singa, disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.Bakteri ini menular lewat cairan genital saat melakukan penetrasi seksual atau kontak seksual dengan cairan genital orang yang terinfeksi Sifilis.

Penyakit ini sangat berbahaya dan jika tidak ditangani akan menginfeksi tubuh dalam jangka panjang dan mulai merusak organ-organ tubuh dan sistem saraf pusat. Sehingga dapat menyebabkan kecacatan, kelumpuhan bahkan kematian. Gejala awal penyakit ini adalah munculnya luka yang tidak sakit di daerah tempat masuknya bakteri. Selain itu juka muncul ruam di beberapa bagian tubuh. Ada 4 tahapan gejala penyakit sifilis yaitu:

Tahap Sifilis Primer 

Gejala ini biasanya muncul sekitar  10 hingga 90 hari setelah seseorang terpapar bakteri sifilis. Pada awalnya akan luka yang muncul akan terlihat seperti bekas gigitan serangga dan tidak menimbulkan rasa sakit di sekitar tempat masuknya bakteri seperti pada vagina, penis, anus atau mulut. 

Selain itu akan muncul benjolan pada area selangkangan karena terjadi pembengkakan kelenjar getah bening. Gejala penyakit mungkin akan menghilang dalam 3–6 minggu, Namun hal ini bukan berarti penyakit sifilis sudah sembuh. Jika pengobatan tidak dilakukan hingga tuntas pada tahap ini atau tidak dilakukan pengobatan sama sekali. Kondisi ini justru bisa berkembang ke tahap selanjutnya, yaitu sifilis sekunder. 

Tahap Sifilis Sekunder

Pada tahap ini gejala yang terjadi adalah muncul ruam merah kecil pada beberapa bagian tubuh seperti pada telapak kaki dan telapak tangan. Selain itu akan muncul gejala lain seperti demam, nafsu makan menurun, radang tenggorokan,dan kerontokan pada rambut dan alis. Gejala penyakit ini mungkin akan hilang tanpa pengobatan. Namun, gejala bisa muncul berulang dan bila tidak ditangani bisa berkembang ke tahap sifilis laten atau tersier.

Tahap Sifilis Laten

Pada tahap ini, luka yang terjadi akibat infeksi bisa hilang dan tidak meninggalkan bekas. Kondisi ini menjadi tanda bahwa sipilis sudah memasuki tahap yang lebih lanjut, yaitu sifilis laten. Sifilis seolah sembuh dan tidak ada gejala, tetapi infeksi bakteri tetap ada di dalam tubuh dan bisa ditularkan. Jika tidak diobati, kondisi bisa semakin berbahaya.

Tahap Sifilis Tersier

Tahap sifilis tersier merupakan infeksi sifilis yang paling berbahaya dan mengancam nyawa. Karena menyerang organ-organ dalam tubuh manusia. komplikasi sifilis mulai muncul, seperti kelumpuhan, kebutaan, dementia, hingga masalah pendengaran bahkan kematian.

Gonore

Selain sipilis penyakit yang bisa muncul akibat tidak menggunakan kondom adalah kencing nanah atau Gonore. Infeksi Gonore dapat menyebabkan keluarnya nanah dari kemaluan disertai rasa nyeri seperti terbakar. Infeksi gonore juga menyebabkan munculnya penyakit radang panggul pada wanita, epididimitis pada pria. Serta, komplikasinya bisa menyebabkan kemandulan, kehamilan diluar rahim serta terkena HIV dan Chlamydia.

Chlamydia

Chlamydia adalah salah satu penyakit menular seksual yang dapat menginfeksi anda jika tidak menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual. Chlamydia dapat menyebabkan komplikasi seperti radang panggul, uretritis dan infeksi saluran kemih.

HIV/AIDS

Dikutip dari Liputan6.com Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan, pada 2020 ada 37,7 juta orang yang hidup dengan human immunodeficiency virus (HIV), 1,5 juta infeksi HIV baru, dan 680 ribu kematian terkait acquired immunodeficiency syndrome (AIDS).

Sekitar 65 persen dari infeksi HIV secara global berada di antara populasi kunci. Populasi kunci yang dimaksud termasuk pekerja seks dan klien mereka, gay dan laki-laki lain yang berhubungan seks dengan sesama jenis, orang-orang yang menyuntikkan narkoba, transgender dan pasangan seksual mereka.

Penggunaan kondom sangat penting untuk mencegah infeksi penyakit menular seksual ini.

Herpes Simplex, Kutil Kelamin dan Trikomoniasis.

Herpes simplex, kutil kelamin dan trikomoniasis, adalah jenis penyakit menular seksual yang dapat menginfeksi manusia. Herpes simplex disebabkan oleh infeksi virus HSV. Infeksinya menyebabkan munculnya luka herpes berbentuk lepuhan berisi cairan di sekitar selangkangan, anus dan mulut.

Sedangkan kutil kelamin terjadi akibat infeksi virus HPV. Virus ini menyebabkan tumbuhnya kutil pada area genital, disertai rasa gatal dan tidak nyaman. Jika dibiarkan kutil ini dapat menyebabkan gangguan persalinan dan berpotensi menjadi penyebab kanker. Seperti kanker anus, penis dan mulut.

Berbeda dengan Trikomoniasis, infeksi ini terjadi akibat jamur trikomonas, menyebabkan keputihan kental seperti yoghurt disertai rasa gatal dan bau.

Cara Mengobati IMS Yang Tepat dan Benar

IMS harus diobati dengan cara yang tepat dan benar. Pengobatan IMS harus dilakukan oleh dan dibawah pengawasan dokter. Selain itu, penting untuk melakukan test laboratorium terlebih dahulu sebelum proses pengobatan dilakukan. Hal ini bertujuan agar infeksi dapat diobati dengan tepat, sesuai dengan jenis infeksi dan tingkat keparahannya.

Jangan melakukan pengobatan sendiri tanpa petunjuk dan pengawasan dokter. Apalagi menggunakan obat secara sembarangan. Atau menggunakan obat yang belum diketahui kejelasan keamananya.

Pengobatan IMS di Klinik Kirana

Anda dapat melakukan pengobatan penyakit menular seksual di Klinik Kirana. Klinik Kirana solusi bagi anda yang memiliki permasalahan penyakit menular seksual. Anda dapat melakukan pengobatan Gonore, Sifilis, Herpes Genital, Kutil Kelamin, Klamidia dan berbagai penyakit menular seksual lainnya di Klinik Kirana. 

Mengapa harus melakukan pengobatan di Klinik Kirana ?

Tim Dokter Profesional dan Berpengalaman

Anda akan ditangani oleh tim dokter yang profesional dan berpengalaman di Klinik Kirana. Anda akan diperiksa dengan sesama dan diobati dengan cara pengobatan yang tepat hingga infeksi anda sembuh. Tim dokter kami juga akan membantu anda memberikan informasi dan arahan saat proses pengobatan trikomoniasis untuk mempercepat proses penyembuhan infeksi anda.

Hasil Cek Lab Yang Akurat, Cepat dan Terpercaya

Klinik Kirana dilengkapi dengan laboratorium sendiri. Pemeriksaan lab anda akan ditangani oleh tim analis handal yang memastikan hasil tes anda akurat dan terpercaya. Sehingga pengobatan bisa dilakukan dengan tepat dan cepat.

Tim Medis Ramah Yang Siap Membantu Anda. 

Klinik Kirana juga memiliki tim medis handal dan ramah yang siap membantu anda saat melakukan pengobatan di Klinik Kirana. Jangan ragu untuk meminta bantuan saat anda mengalami kesulitan saat menjalani proses pengobatan di Klinik Kirana.

Biaya Pengobatan Yang Transparan.

Sebagian besar orang takut untuk melakukan pengobatan penyakit menular seksual karena khawatir akan biaya yang mahal. Di Klinik Kirana, anda bisa mendapatkan gambaran biaya pengobatan sampai sembuh. Sehingga anda bisa tahu, berapa biaya yang anda habiskan untuk melakukan pengobatan sampai sembuh.

Aman dan Memiliki Ijin Resmi

Klinik Kirana adalah klinik kulit kelamin dengan ijin resmi. Dengan Akte Notaris Dwi Suswanti S.H., M.KN. 4022032031104820 dan Surat Keputusan dari Menkumham dengan No: AHU-0020573.AH.01.01.2022 jangan ragu lagi untuk melakukan pengobatan di Klinik Kirana. Tidak perlu khawatir calo atau penipuan, semua pembayaran secara non tunai hanya dilakukan melalui rekening bank BCA resmi Klinik Kirana, yaitu 0833671119 atas nama PT Kirana Eka Medika

Konsultasi Gratis 24 Jam

Masih ragu untuk melakukan pengobatan? Anda bisa terlebih dahulu melakukan konsultasi online gratis 24 jam melalui Whatsapp konsultan Klinik Kirana. Anda dapat menanyakan apapun seputar keluhan anda melalui konsultasi online sebelum melakukan pengobatan langsung ke Klinik Kirana.

Jangan lupa untuk rutin melakukan screening kesehatan minimal 1 tahun sekali agar jika terjadi infeksi, segera bisa dilakukan pengobatan di Klinik Kirana. Dapatkan diskon 10% untuk layanan cek laboratorium IMS. Hanya di Klinik Kirana. Berlaku hingga 31 Desember 2022.

Selalu gunakan kondom saat berhubungan intim, dan hindari hubungan seks berganti-ganti pasangan. Terutama berhubungan seks dengan orang yang tidak diketahui latar belakang kesehatan seksualnya. Untuk mencegah anda tertular IMS.

 

Ditinjau Oleh : dr Hadi Purnama

Referensi Artikel : 

dktindonesia.org (2021) DKT Indonesia dan BKKBN Promosikan “Pria Ber-KB Itu Keren!”, Dorong Kaum Pria Untuk Merencanakan Keluarga dan Mencegah Stunting.

Liputa6.com (2021) 37 Juta Orang Hidup dengan HIV Selama 2020 dan 680 Ribu Meninggal karena AIDS

Halodoc (2022) 7 manfaat menggunakan kondom untuk kesehatan

cnnindonesia.com (2018) Kepedean, Alasan Pria Indonesia Malas Pakai Kondom

 

Baca Juga : 

One Night Stand dan Risiko Bahaya Penyakit Yang Mengintai

Waspada Bahaya Infeksi Jamur Candidiasis 

Penyebab Luka Pada Penis dan Cara Mengatasinya

 

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait
Artikel Terbaru