Penyebab dan Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Kemaluan Pria

Kelamin December 11, 2023
Penyebab dan Cara Mengobati Infeksi Jamur pada Kemaluan Pria

Infeksi jamur dapat terjadi pada penis dalam kondisi tertentu, infeksi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada bagian yang terinfeksi. Penting bagi kamu untuk mengetahui penyebab dan cara mengobati infeksi jamur, terutama bagi kamu yang kurang memperhatikan kebersihan area vital.

Apa itu Infeksi Jamur?

Pada kondisi tertentu, jamur dapat bertumbuh secara berlebih pada area vital pria. Kondisi tersebut disebut dengan candidiasis atau biasa dikenal dengan infeksi jamur, infeksi tersebut bisa menyebabkan beberapa gejala yang bisa sampai mengganggu aktivitas sehari-hari kamu.

Penyebab Infeksi Jamur di Kemaluan Pria

Candidiasis atau infeksi jamur penis bisa disebabkan karena berbagai penyebab, terutama akibat kurangnya menjaga kebersihan area vital. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk mengetahui penyebab infeksi jamur di kemaluan pria, agar kamu bisa mengantisipasi terjadinya infeksi jamur di kemaluan pria.

1. Tidak Menjaga Kebersihan Penis

Tidak menjaga kebersihan penis dapat meningkatkan peluang tumbuhnya jamur candida secara masif. Sisa urin dan keringat dapat menciptakan kelembaban yang menjadi tempat berkembang jamur. Oleh karena itu, menjaga kebersihan penis dengan mencuci dan mengeringkannya secara teratur setelah buang air kecil atau berolahraga merupakan langkah penting dalam mencegah dan membantu mengatasi infeksi jamur pada kelamin pria.

2. Penis Lembab saat Menggunakan Celana Dalam

Menggunakan celana dalam yang tidak menyerap keringat dengan baik dapat meningkatkan risiko infeksi jamur. Maka dari itu, penting untuk memilih celana dalam yang terbuat dari bahan yang dapat membantu menjaga higienitas dan mengurangi kelembaban di area penis.

3. Penggunaan Sabun yang Tidak Sesuai

Pada orang yang memiliki kulit sensitif, penggunaan sabun dengan bahan tertentu dapat menyebabkan kulit menjadi lembab dan dapat meningkatkan risiko tumbuhnya jamur. Apabila kamu memiliki kulit sensitif, disarankan untuk menggunakan sabun dengan bahan alami yang tidak menyebabkan iritasi kulit saat membersihkan penis. 

4. Menggunakan Celana Dalam terlalu Ketat

Celana dalam yang terlalu ketat meningkatkan resiko gesekan antara kulit dengan celana dalam, yang bisa mengiritasi kulit pada daerah penis. Gesekan yang berlebihan ini dapat merusak kulit dan memudahkan terjadinya infeksi jamur, pilihlah pakaian dalam yang nyaman dan tidak terlalu ketat untuk mengurangi risiko infeksi jamur pada penis.

5. Berhubungan Seks dengan Pasangan Infeksi Menular Seksual

Infeksi jamur pada penis juga dapat ditularkan melalui hubungan seks dengan pasangan yang memiliki infeksi jamur. Saat berhubungan seks dengan pasangan, gunakan kondom sebagai tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko infeksi jamur. Kamu juga harus memastikan pasangan-mu tidak mengidap penyakit menular seksual yang dapat menularkan infeksi jamur dan berbagai penyakit seksual lainnya.

Diagnosis Infeksi Jamur pada Penis 

Dokter akan menanyakan tentang gejala-gejala yang Anda alami dan kemungkinan akan memeriksa area genital Anda. Dokter mungkin akan memeriksa sebagian dari substansi putih yang terbentuk di penis di bawah mikroskop untuk mengonfirmasi jenis jamur yang menyebabkan gejala. Semakin cepat Anda mendapatkan diagnosis dan memulai pengobatan, semakin besar kemungkinan Anda untuk menghindari komplikasi.

Tidak disarankan untuk mendiagnosis diri sendiri dan memulai pengobatan tanpa konsultasi Dokter. Jika gejala infeksi jamur muncul, segera hubungi Dokter. Jika gejala dibiarkan tanpa penanganan, komplikasinya bisa menjadi serius.

Memastikan diagnosis yang tepat sangat penting karena gejala infeksi jamur bisa mirip dengan kondisi lain, termasuk infeksi menular seksual. Oleh karena itu, konsultasi dengan Dokter adalah langkah krusial untuk menentukan pengobatan yang tepat dan efektif.

Cara Mengobati Infeksi Jamur

Pengobatan untuk infeksi jamur pada pria umumnya melibatkan penggunaan obat antijamur. Dokter mungkin akan merekomendasikan krim, losion, atau salep antijamur yang dapat langsung diaplikasikan pada area yang terinfeksi. Banyak obat antijamur tersedia di apotek. Namun, Masalah pada genital adalah masalah yang cukup kompleks, sebaiknya Anda berkonsultasi ke Dokter sehingga mendapatkan resep yang sesuai, Obat antijamur topikal yang umum digunakan meliputi:

  • Miconazole (Monistat 7®).
  • Clotrimazole (Lotrimin®).
  • Nystatin (Mycostatin®).

Dalam beberapa kasus, Dokter mungkin merekomendasikan obat antijamur yang diminum, seperti fluconazole (Diflucan®). Dokter juga mungkin menyarankan penggunaan krim steroid untuk membantu meredakan gejala Anda.

Penting untuk menjaga area selangkangan tetap bersih dan kering untuk membantu menghilangkan infeksi jamur. Ini juga dapat mencegah infeksi jamur kembali muncul.

Jika obat antijamur tidak membantu atau Anda sering mengalami infeksi jamur, Anda harus melakukan cek lanjutan dan minta pada Dokter untuk melakukan beberapa test seperti test penyakit menular seksual atau lainnya.

Apabila sudah muncul ruam kemerahan, gatal di area selangkangan, hingga rasa tidak nyaman saat buang air kecil, bisa jadi telah terjadi infeksi jamur pada area penis. Penting bagi kamu untuk mengetahui cara pengobatan infeksi jamur agar terhindar dari berbagai resiko yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Cara Membersihkan Penis dengan Benar dan Aman

Konsultasikan ke Klinik Kirana

Apabila kamu merasa gejala infeksi jamur tidak kunjung membaik, segera dapatkan bantuan medis agar mendapatkan pengobatan yang tepat. Konsultasikan gejala yang kamu rasa dengan Dokter terpercaya dan yang memiliki pengalaman dalam menangani kasus infeksi jamur pada penis.

Salah satu fasilitas kesehatan yang memiliki Dokter terpercaya dan berpengalaman dalam mengatasi kasus infeksi jamur pada penis adalah Klinik Kirana. Pada Klinik Kirana kamu dapat mengkonsultasikan gejala yang dirasa secara gratis melalui nomor WhatsApp yang tersedia. Klik disini, untuk Konsultasikan Infeksi Jamur pada Penis dengan Klinik Kirana. 

 

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • Metin A, Dilek N, Bilgili SG. Recurrent candidal intertrigo: challenges and solutions. Clin Cosmet Investig Dermatol. 2018 Apr 17;11:175-185. doi: 10.2147/CCID.S127841. PMID: 29713190; PMCID: PMC5909782. Accessed 12/12/2023
  • Healthline. What Is a Penile Yeast Infection? (https://www.healthline.com/health/mens-health/penile-yeast-infection). Accessed 12/12/2023
  • Clevelandclinic. Male Yeast Infection https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/23199-male-yeast-infection. Accessed 12/12/2023
  • Oriel JD, Partridge BM, Denny MJ, Coleman JC. Genital yeast infections. Br Med J. 1972 Dec 30;4(5843):761-4. doi: 10.1136/bmj.4.5843.761. PMID: 4566994; PMCID: PMC1787055. Accessed 12/12/2023
  • Thin RN, Leighton M, Dixon MJ. How often is genital yeast infection sexually transmitted? Br Med J. 1977 Jul 9;2(6079):93-4. doi: 10.1136/bmj.2.6079.93. PMID: 577472; PMCID: PMC1630994. Accessed 12/12/2023

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait