Ketahui 5 Manfaat Sunat Pada Kesehatan Laki-Laki Beserta Prosedurnya Berikut Ini!

Kelamin June 28, 2023
Ketahui 5 Manfaat Sunat Pada Kesehatan Laki-Laki Beserta Prosedurnya Berikut Ini!

Sirkumsisi atau sunat merupakan sebuah proses operasi / bedah yang bertujuan untuk membuang bagian kulit di sekitar kepala penis. Di Indonesia sendiri, tindakan ini sudah dilakukan sejak sedari kecil. Meskipun begitu, seorang laki-laki tetap bisa melakukan sunat atau sirkumsisi ketika telah dewasa.

Salah satu alasan mengapa sunat lebih sering dilakukan ketika usia dini adalah tingkat kerumitan dan resikonya. Semakin tua usia dari laki-laki yang ingin disunat maka semakin sulit juga prosesnya karena. Selain itu, usia juga dapat mempengaruhi proses pemulihan setelah operasi.

Manfaat Sunat Bagi Laki-laki 

Source Gambar: Canva Pro Collection

Pada anak, biasanya sunat dilakukan ketika berada di usia enam hingga sepuluh tahun, pada masa sekolah dasar (SD). Karena usianya masih muda, pemulihannya pun lebih cepat. Dengan kondisi tersebut, anak tidak akan mengalami masalah apabila melakukan sirkumsisi ketika masa liburan.

Sunat sendiri memiliki beberapa jenis metode pelaksanaan, seperti klem, laser, konvensional, dan berbagai macam cara lainnya. Dari segi manfaat, semua metode memberikan hasil yang sama. Berikut ini adalah penjelasan tentang lima manfaat sunat bagi kesehatan laki-laki.

1.   Mengurangi Risiko Infeksi Penyakit Menular Seksual

Infeksi menular seksual atau IMS pada pria lebih rentan terjadi seseorang yang tidak menjaga kebersihan di area sekitar alat vital. Sirkumsisi merupakan salah satu tindakan dengan tujuan tersebut. Dengan sunat, semua bakteri dan berada di sekitar kulup (kulit penutup kepala penis) akan ikut terbuang.

Beberapa contoh infeksi menular seksual yang dapat berkembang karena tidak terjaganya kebersihan penis adalah herpes dan sifilis (raja singa). Para ahli kini telah menyarankan bagi setiap laki-laki untuk melakukan sirkumsisi demi mengurangi potensi IMS. 

Catatan mengatakan bahwa ada sekitar 25% laki-laki di Amerika, 69% di Timur Tengah, dan lebih dari 9 juta orang di kawasan Afrika melakukan sunat tiap tahunnya. Sedangkan di Indonesia sendiri, sunat sudah menjadi hal umum yang dilakukan.

2.   Mencegah terjadinya Penyakit pada Penis

Tidak hanya soal infeksi menular seksual, ada penyakit lain yang timbul karena tidak terjaganya kebersihan penis, khususnya jika tidak disunat. Salah satu masalah yang berpotensi yaitu fimosis dan peyronie. 

Fimosis merupakan sebuah kondisi ketika kamu mengalami kesulitan dalam menarik kulup sehingga terjadi inflamasi (peradangan) pada bagian kepala penis yang berujung pada balanitis. Sedangkan peyronie sendiri adalah kondisi penisyang membengkok akibat adanya plak yang menumpuk di sekitar penis, baik di bagian atas maupun bawah. Akibatnya, penis terasa sakit dan tidak dapat ereksi dengan sempurna.

Baca Juga: 7 Penyakit Ini Sebabkan Rasa Sakit Pada Penis Saat Buang Air Kecil, Simak Penjelasannya!

3.   Mengecilkan potensi terkena Infeksi Saluran Kemih

Selain terkait infeksi menular seksual dan kondisi buruk pada penis, infeksi pada saluran kemih juga memiliki potensi tinggi jika tidak melakukan sirkumsisi. Hal ini karena kulup bersifat peka terhadap lingkungan lembab. Lingkungan tersebut akan menjadi wadah bagus bagi perkembangan Escherichia Coli, yaitu bakteri penyebab infeksi saluran kemih.

Bakteri E.Coli yang bertahan hidup berpeluang menyerang bagian epitel kandung kemih. Kemudian, penyerangan ini akan menghasilkan racun. Jika dibiarkan, bakteri tersebut akan terus berkembang dan menyerang sistem kekebalan tubuh hingga menyebabkan racun perusak jaringan di ginjal.

Sirkumsisi dan infeksi saluran kemih memiliki hubungan yang cukup erat. Setidaknya, ada perbedaan sekitar 32.1% kemungkinan lebih besar pada kasus ISK dengan kondisi tidak disunat. Tercatat potensi ISK juga meningkat antara 10 hingga 20 kali lipat. Karena itulah wajib rasanya bagi anak laki-laki untuk segera disunat.

4.   Mencegah Kanker Prostat

Kanker prostat terjadi karena adanya sel kanker yang aktif di bagian dalam kalenjar prostat. jenis ini merupakan salah satu kanker dengan kasus terbanyak kelima pada pria. Bagi sistem reproduksi pria, sirkumsisi atau sunat memiliki pengaruh lumayan besar terhadap kasus kanker prostat. 

Sebuah studi mendapat kesimpulan bahwa setelah sunat, seorang pria memiliki potensi sekitar 45% lebih kecil daripada pria yang tidak disunat. Apabila sunat dilakukan setelah satu tahun setelah dilahirkan, potensinya menurun sekitar 14%.

5.   Mencegah Terjadinya Kanker Serviks pada Pasangan

Tidak hanya kanker prostat, sunat juga mampu mengurangi resiko terkena kanker penis. Bahkan, kamu bisa membantu pasangan dalam mencegah kanker serviks. Dengan begitu, kamu juga dapat menjalin hubungan lebih sehat bersama pasangan. 

Kanker serviks sendiri merupakan penyakit mematikan dimana sel kanker menyerang vulva dan vagina yang menjadi saluran utama reproduksi wanita. Umumnya, ada beberapa perilaku yang dapat mempengaruhi potensi kanker serviks, seperti:

  • Jumlah paritas
  • Jumlah pasangan
  • Frekuensi hubungan seksual
  • Pemakaian alat kontrasepsi
  • Kebersihan alat genital
  • Sirkumsisi pada pria

Prosedur Sunat

illustrasi prosedur sunat

Source Gambar: Canva Pro Collection

Sunat hanya boleh dilakukan oleh dokter yang profesional dan tidak boleh sembarangan. Kamu bisa mendatangi rumah sakit maupun klinik yang menyediakan layanan sunat / sirkumsisi / khitan. Umumnya, dokter atau pasien memilih ingin menggunakan metode seperti apa dalam operasi sirkumsisi.

Sebelum operasi dimulai, dokter akan memberikan bius terlebih dahulu pada pasien. Ada dua jenis yang bisa dilakukan, antara bius lokal maupun bius total. Hal ini tergantung pada kebutuhan pasien serta metode sunat yang dipilih. Umumnya, dokter akan menggunakan bius lokal dan membuat area sekitar penis mati rasa agar sehingga tidak ada efek sakit maupun sejenisnya. Sedangkan bius total berarti membuat pasien tidak sadarkan diri selama operasi. 

Setelah itu, barulah sunat dimulai dengan membersihkan area penis dan pangkal paha. Kemudian, dokter memulai proses pemotongan. Caranya adalah dengan menarik kulup ke arah depan dan menjepitnya. Dokter kemudian menggunakan pisau atau gunting khusus pembedahan untuk memisahkan kulup dari penis. 

Dokter kemudian harus menghentikan pendarahan dan kauterisasi. Ketika sudah selesai, barulah dilakukan proses penjahitan sisa kulit luar dengan kulit di bagian dalam penis. Benang yang digunakan juga khusus, yaitu benang yang mudah menyatu dengan kulit penis.

Itulah penjelasan tentang 5 manfaat sunat pada kesehatan laki-laki beserta prosedurnya. Pasca operasi, biasanya dokter akan memberikan krim antibiotik dan pemberian perban pada penis. Sisanya, pasien harus membersihkan penis secara rutin dan melakukan kontrol sesuai dengan arahan dokter.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • Khofidhotur R. Nikmatul, F. Agung N.W. Wulandari Siswi. Diakses 2023. Sirkumsisi Dalam Infeksi Menular Seksual
  • Dobit, Ratu. Sekarwana, Nanan. Purnomo. Diakses 2023. Scoping Review: Hubungan Sirkumsisi dalam Pencegahan Infeksi Saluran Kemih pada Anak
  • Has, Dwi Faqihatus Syarifah. Hendrati, Lucia Yovita. Diakses 2023. Faktor Risiko Karakteristik dan Perilaku Seksual terhadap Kejadian Kanker Serviks
  • Alodokter. Diakses 2023. Sunat, Ini yang Harus Anda Ketahui
  • RSUP Dr. Sardjito. Diakses 2023. Manfaat Sunat Bagi Kesehatan

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait