Gejala Sifilis Pada Wanita dan Cara Mengobatinya

Kelamin November 29, 2022
Gejala Sifilis Pada Wanita dan Cara Mengobatinya

Penyakit Sifilis dapat menyerang siapa saja baik pria maupun wanita. Penyakit menular seksual ini adalah salah satu penyakit menular seksual yang sangat berbahaya karena menyebabkan kerusakan fungsi saraf hingga menimbulkan kematian. 

Penyebab Penyakit Sifilis

Penyakit sifilis disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum, bakteri ini berbentuk bulat lonjong. Penularan sifilis terjadi melalui kontak seksual dengan penderita sifilis. Baik melalui penetrasi anal, vaginal dan oral tanpa menggunakan kondom. Bakteri ini menyebar melalui cairan genital penderita sifilis. Untuk mencegah terjadinya penularan, sebaiknya selalu gunakan kondom saat melakukan hubungan seks, terutama jika memiliki kebiasaan berganti-ganti pasangan seks. Orang dengan kebiasaan berganti-ganti pasangan seks sangat beresiko terkena penyakit ini. 

Penyakit sifilis termasuk salah satu IMS dengan jumlah penderita terbanyak. Dikutip dari Kompas.com, sifilis menduduki peringkat kelima temuan kasus terbanyak di Poliklinik Infeksi Menular Seksual RSUD Dr. Moewardi Surakarta dengan prevalensi 3,56 persen.

Sedangkan empat temuan kasus teratas, yakni kutil kelamin atau condyloma acuminata (71,4 persen), kencing nanah atau gonore (7,90 persen), herpes genital (5,53 persen), infeksi chlamydia atau non-specific urethritis (4,74 persen). Penelitian ini dilakukan dalam kurun waktu 2016-2013. 

Penyakit Sifilis Pada Wanita.

Penyakit sifilis banyak menyerang wanita. Berdasarkan laporan HIV-AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) triwulan IV tahun 2017 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kasus infeksi menular seksual pada kelompok risiko tinggi didapatkan terbanyak pada wanita pekerja seks komersial. Laporan ini juga menyebutkan bahwa hasil nasional skrining sifilis yang positif pada ibu hamil didapatkan pada 1904 dari 17.544 yang menjalani pemeriksaan.

Karena tingginya angka positif sifilis pada wanita, terutama pada wanita pekerja seks komersial dan ibu hamil. Sebaiknya lakukanlah pemeriksaan sifilis dan penyakit menular seksual lainnya minimal 1 tahun sekali. Wanita sangat beresiko tertular atau menulari sifilis pada pasangan seksualnya

Gejala Sifilis Pada Wanita.

Gejala awal penyakit sifilis biasanya muncul 10 - 90 hari setelah bakteri masuk ke dalam tubuh. Pada wanita, penyakit sifilis akan menimbulkan beberapa gejala diantaranya  :

Muncul Di Tempat Masuknya Bakteri

Gejala awal yang muncul saat terinfeksi sifilis adalah adanya luka di tempat masuknya bakteri, seperti pada organ intim, anus atau pada mulut. Luka ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan akan hilang dengan sendirinya.Pada luka ini terdapat semacam kantong vesikular atau kantong yang berisi cairan kecil. Luka ini ada beberapa di satu area, masing-masing sedikit lebih besar dari jerawat, atau sekitar setengah sentimeter lebarnya. Luka ini dapat hilang dengan sendirinya, namun infeks bakteri sifilis dalam tubuh sedang berkembang ke tahap selanjutnya. Jika muncul luka ini segera periksakan diri anda ke dokter agar segera dilakukan tindakan pemeriksaan dan pengobatan agar sifilis tidak berkembang ke tahap yang lebih parah.

Demam Disertai Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Salah satu gejala yang selalu akan muncul pada setiap tahap sifilis adalah demam ringan,dengan suhu sekitar 38 hingga 38,1 derajat Celcius. Biasanya demam ini tidak berlangsung lama, hanya beberapa hari saja. Selain demam akan muncul pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar leher. Jika terjadi gejala ini segera periksakan diri anda ke dokter. Agar dilakukan pemeriksaan laboratorium dan jika terkena sifilis bisa segera diobati.

Muncul Ruam Pada Kulit

Gejala lain penyakit sifilis yang muncul yaitu timbulnya ruam pada kulit, kondisi ini biasanya terjadi saat penyakit sifilis berada pada tahap sekunder. Ruam akan muncul setelah gejala sifilis tahap awal tidak diobati dan muncul di beberapa bagian tubuh. Ruam sifilis paling sering muncul di telapak tangan atau telapak kaki. Pada titik ini, bakteri sifilis telah melakukan perjalanan melalui darah. Jadi pada tahap ini, bakteri sifilis akan mulai mempengaruhi bagian tubuh lain di luar tempat sifilis pertama kali menyerang.

Luka di Mulut, Organ Intim atau Anus

Pada tahap sekunder, sifilis akan menimbulkan gejala lain yaitu munculnya luka di bagian tubuh yang lembab seperti  mulut, area genital, ketiak atau anus. Luka ini biasanya berukuran 1-3 cm, berwarna abu-abu atau putih. Luka ini tidak terasa nyeri dan berbentuk seperti kutil kelamin.

Kerontokan rambut

Jika anda mengalami gejala seperti yang sudah dijelaskan diatas disertai dengan kerontokan rambut yang semakin parah. Segera periksakan diri anda. Sifilis juga menimbulkan gejala kerontokan rambut yang cukup parah. Gejala disebut alopecia sifilis, atau bintik-bintik botak pada kulit kepala yang disebabkan oleh penyakit sifilis.

Turunnya berat badan secara drastis

Pada sifilis tahap sekunder, gejala lain yang terjadi pada wanita adalah penurunan berat badan. Kondisi ini juga disertai dengan rasa nyeri otot, sakit tenggorokan dan kelelahan berlebihan. Jika mengalami gejala ini sebaiknya waspada dan segera periksakan diri ke dokter agar sifilis tidak berkembang ke tahap laten.

Berkurangnya Respon Sensorik dan Penglihatan Kabur

Setelah menyerang sistem saraf pusat biasanya sifilis akan menimbulkan gejala  yang disebut neurosifilis. Biasanya gejala ini terjadi saat penyakit sifilis mencapai tahap tersier. Penyakit ini dapat menyebabkan penderitanya terkena meningitis, peradangan otak, kelumpuhan, defisit sensorik dan demensia.

Jika sudah menyerang sistem optik, sifilis akan menyebabkan pandangan menjadi kabur, perubahan penglihatan hingga kebutaan. 

Jika muncul gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan ke Klinik Kirana. Pengobatan sifilis sebaiknya dilakukan sedini mungkin sebelum sampai ke tahapan laten. Karena ketika penyakit sifilis berada di tahap laten maka pengobatan dilakukan untuk meminimalisir kerusakan organ. Karena penyakit ini sudah menjalar ke seluruh bagian tubuh.

Alur Pengobatan Penyakit Sifilis Pada Wanita

Saat melakukan pengobatan penyakit sifilis dokter terlebih dahulu akan melakukan serangkaian tes dan pemeriksaan penyakit sifilis. Berikut adalah tahapan yang dilakukan.

Tahapan Diagnosa

Pada tahap ini dokter akan melakukan serangkaian tes untuk memastikan gejala sifilis. Selain itu dokter akan memberikan pertanyaan seperti :  

  • Berapa lama gejala sudah muncul?

  • Kapan terakhir kali melakukan hubungan intim?

  • Keadaan lingkungan tempat bekerja.

Setelah itu dokter akan melakukan pengambilan sampel untuk diperiksa di laboratorium. Sampel yang diambil biasanya adalah pengambilan sampel cairan genital, luka juga sampel darah untuk dilakukan test VDRL. Tes VDRL adalah pemeriksaan dengan cara mengukur antibodi yang diproduksi tubuh Anda ketika bersentuhan dengan bakteri penyebab sifilis, yakni Treponema pallidum.

Tahap Pengobatan

Selanjutnya jika sudah didiagnosa positif sifilis, maka akan tindakan pengobatan harus segera dilakukan. Pengobatan dilakukan dengan memberikan antibiotik dalam jumlah dan dosis tertentu. Pengobatan biasanya dilakukan melalui pemberian suntikan.

Selama melakukan pengobatan sifilis, sebaiknya hindari melakukan hubungan seksual. Untuk menghindari penularan penyakit sifilis yang lebih luas. Dan sebaiknya ajaklah pasangan anda untuk melakukan pemeriksaan, karena besar risiko pasangan anda akan tertular sifilis.

Pengobatan Sifilis di Klinik Kirana

Anda dapat melakukan Pengobatan Sifilis di Klinik Kirana. Klinik Kirana solusi bagi anda yang memiliki permasalahan penyakit menular seksual. Anda dapat melakukan pengobatan Gonore, Sifilis, Herpes Genital, Kutil Kelamin, Klamidia dan berbagai penyakit menular seksual lainnya di Klinik Kirana. 

Mengapa harus melakukan pengobatan di Klinik Kirana ?

Tim Dokter Profesional dan Berpengalaman

Anda akan ditangani oleh tim dokter yang profesional dan berpengalaman di Klinik Kirana. Anda akan diperiksa dengan sesama dan diobati dengan cara pengobatan yang tepat hingga infeksi anda sembuh. Tim dokter kami juga akan membantu anda memberikan informasi dan arahan saat proses pengobatan trikomoniasis untuk mempercepat proses penyembuhan infeksi anda.

Hasil Cek Lab Yang Akurat, Cepat dan Terpercaya

Klinik Kirana dilengkapi dengan laboratorium sendiri. Pemeriksaan lab anda akan ditangani oleh tim analis handal yang memastikan hasil tes anda akurat dan terpercaya. Sehingga pengobatan bisa dilakukan dengan tepat dan cepat.

Tim Medis Ramah Yang Siap Membantu Anda. 

Klinik Kirana juga memiliki tim medis handal dan ramah yang siap membantu anda saat melakukan pengobatan di Klinik Kirana. Jangan ragu untuk meminta bantuan saat anda mengalami kesulitan saat menjalani proses pengobatan sifilis di Klinik Kirana.

Biaya Pengobatan Yang Transparan.

Sebagian besar orang takut untuk melakukan pengobatan sifilis karena khawatir akan biaya yang mahal. Di Klinik Kirana, anda bisa mendapatkan gambaran biaya pengobatan sampai sembuh. Sehingga anda bisa tahu, berapa biaya yang anda habiskan untuk melakukan pengobatan sampai sembuh.

Aman dan Memiliki Ijin Resmi

Klinik Kirana adalah klinik kulit kelamin dengan ijin resmi. Dengan Akte Notaris Dwi Suswanti S.H., M.KN. 4022032031104820 dan Surat Keputusan dari Menkumham dengan No: AHU-0020573.AH.01.01.2022 jangan ragu lagi untuk melakukan pengobatan di Klinik Kirana. Tidak perlu khawatir calo atau penipuan, semua pembayaran secara non tunai hanya dilakukan melalui rekening bank BCA resmi Klinik Kirana, yaitu 0833671119 atas nama PT Kirana Eka Medika

Konsultasi Gratis 24 Jam

Masih ragu untuk melakukan pengobatan? Anda bisa terlebih dahulu melakukan konsultasi online gratis 24 jam melalui Whatsapp konsultan Klinik Kirana. Anda dapat menanyakan apapun seputar keluhan anda melalui konsultasi online sebelum melakukan pengobatan langsung ke Klinik Kirana.

Jangan lupa untuk rutin melakukan screening kesehatan minimal 1 tahun sekali agar jika terjadi infeksi, segera bisa dilakukan pengobatan di Klinik Kirana. Dapatkan diskon 10% untuk layanan cek laboratorium IMS. Hanya di Klinik Kirana. Berlaku hingga 31 Desember 2022.

Selalu gunakan kondom saat berhubungan intim, dan hindari hubungan seks berganti-ganti pasangan. Terutama berhubungan seks dengan orang yang tidak diketahui latar belakang kesehatan seksualnya. Untuk mencegah anda tertular IMS.

Ditinjau oleh : dr Hadi Purnama

Referensi Artikel : 

Halodoc (2018) Kenali 8 Gejala Sifilis Pada Wanita

Kompas.com (2019) Jumlah Penderitanya Naik, Ini yang Perlu Diketahu Tentang Sifilis

Alodokter (2022) Pengobatan Sifilis

Baca Juga : 

Seks Threesome dan Bahaya Yang Mengintai

Sst… Ternyata Pria di Indonesia Gak Suka Pakai Kondom, Ini Bahayanya

 

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait
Artikel Terbaru