Cara Menghilangkan Bekas Luka Herpes & Pencegahan Munculnya Luka

Kesehatan August 1, 2025
SHARE ON
Cara Menghilangkan Bekas Luka Herpes & Pencegahan Munculnya Luka

Herpes biasanya meninggalkan bekas luka herpes setelah pasiennya sembuh. Penyebab utamanya adalah menggaruk luka sehingga menjadi koreng.

Ada beberapa cara untuk menghilangkan bekasnya. Salah satu cara paling utama adalah mencegah luka herpes. Ketahui caranya di artikel berikut.

Bagaimana Luka Herpes Bisa Membekas?

Luka herpes biasanya hanya meninggalkan bekas jika pecah. Selain itu, menggosok luka dari balik pakaian, menggaruk, atau mencuci luka herpes secara agresif juga dapat menyebabkan luka pecah dan membentuk koreng.

Beberapa luka herpes ada yang bisa pecah dengan sendirinya, sehingga meninggalkan lepuh atau koreng. Biasanya akan sembuh dalam satu atau dua minggu tanpa meninggalkan bekas luka.

Namun, jika Anda sering menggaruk atau menggaruk area yang terkena selama proses penyembuhan, Anda mungkin akan meninggalkan jaringan parut (bekas luka).

Beberapa orang juga mengalami perubahan pada kulit di sekitar luka herpes sebelumnya. Perubahan ini dapat meliputi:

  • Kemerahan atau perubahan warna kulit di sekitar luka

  • Garis-garis yang tidak biasa

  • Kulit yang terasa lebih tebal atau lebih tipis dari sebelumnya

Cara Menghilangkan Bekas Luka Herpes

Bekas herpes dapat dihilangkan melalui 2 cara utama, yakni prosedur dermatologis dan merawat lukanya secara mandiri.

1. Prosedur dermatologis

Pergi ke dermatologis adalah cara paling mudah untuk menghilangkan bekas luka secara cepat dan instan. Namun, Anda membutuhkan biaya lebih banyak untuk prosedur ini.

Prosedur yang bisa dilakukan di dermatologis:

  • Terapi laser: Terapi laser adalah prosedur dermatologis yang menggunakan sinar cahaya terkonsentrasi dengan panjang gelombang tertentu yang dapat mengatasi bekas luka.

  • Mikrodermabrasi: Mikrodermabrasi adalah prosedur dermatologis yang meremajakan kulit melalui pengelupasan (mengangkat sel-sel kulit mati). Prosedur ini lembut dan non-invasif.

2. Merawat bekas luka di rumah

Sampai saat ini, belum banyak penelitian yang membuktikan efektivitas pengobatan rumahan untuk perawatan bekas luka.

Namun, Anda bisa coba pilihan berikut yang mungkin bisa memberi efek:

  • Minyak kelapa: Disebut dalam penelitian bahwa minyak kelapa, terutama virgin coconut oil (VCO), telah terbukti memiliki manfaat terapeutik yang signifikan untuk penyembuhan luka kulit, terutama karena efek anti-inflamasinya.

  • Lidah buaya: Studi menyebut lidah buaya mampu meningkatkan kandungan kolagen dalam jaringan parut yang menyebabkan ukuran jaringan parut mengecil. Oleskan gel langsung ke bekas luka. Diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air hangat dan sabun.

  • Vitamin E: Vitamin E bermanfaat bagi kulit karena sifat antioksidan dan pelembabnya. Namun, vitamin E untuk luka herpes masih perlu diteliti lebih jauh.

Cara Mencegah Luka Herpes Agar Tidak Membekas

Selain 2 cara tadi, mencegah terbentuknya bekas luka dari awal adalah hal terbaik untuk dilakukan. Anda dapat mencegah terbentuknya bekas luka dengan merawat luka herpes dengan tepat.

Berikut cara merawat luka herpes agar tidak berbekas ketika sembuh:

  • Jaga kebersihan luka: Cuci luka herpes dengan lembut menggunakan sabun dan air. Tepuk-tepuk area tersebut hingga kering, jangan digosok.

  • Kompres dingin: Untuk meredakan gatal dan nyeri, Anda dapat menggunakan kantong es untuk kompres luka. Pastikan untuk meletakkan kain bersih di antara sumber dingin dan kulit Anda untuk mencegah luka tersentuh langsung.

  • Hindari menggaruk atau memencet: Kulit yang robek memudahkan bakteri masuk sehingga dapat menyebabkan keropeng dan infeksi. Ini akan mengganggu proses penyembuhan dan menyebabkan jaringan parut.

  • Jangan dikerok: Jika luka terbuka membentuk koreng, tahan keinginan untuk menggaruk atau mengoreknya. Jika luka terasa sangat gatal, pertimbangkan untuk menggunakan krim kortison anti-gatal.

  • Gunakan pakaian longgar: Ini dapat membantu mencegah iritasi lebih lanjut. Pakaian ketat dapat bergesekan dengan area tersebut dan menyebabkan kulit robek, infeksi, dan bekas luka.

  • Lembabkan kulit Anda: Kulit kering lebih rentan meninggalkan bekas luka. Namun, losion kosmetik, terutama yang mengandung pewangi atau pewarna, dapat mengiritasi kulit sensitif di sekitar luka. Anda bisa menggunakan pelembab berbahan dasar petroleum jelly.

  • Gunakan obat bebas: Beberapa obat herpes mulut yang dijual bebas dapat mempercepat penyembuhan sehingga dapat mengurangi risiko bekas luka.

Itulah cara-cara menghilangkan luka bekas herpes serta pencegahannya yang bisa Anda lakukan. Pergi ke dermatologis adalah cara paling mudah dengan hasil yang cepat. Namun, prosedurnya tentu saja memakan biaya lebih banyak.

Anda bisa mempertimbangkan perawatan kulit sesuai kebutuhan dan kemampuan Anda. Konsultasikan terlebih dulu dengan dokter Anda untuk menemukan pilihan paling tepat.

Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • Adeyemi, O. E., Okoh, M. P., & Nwankwo, H. C. (2023). Efektivitas pemberian madu terhadap penyembuhan luka ulkus herpes simpleks. Indonesian Journal of Global Health Research, 5(1), 35–42.
  • Healthline. (2022). Herpes scars: Causes, treatment, and prevention.
  • IntechOpen. (2021). Treatment and management of herpes simplex virus infection. In Herpesviridae.
  • Patel, R., & Shah, D. (2021). Management of genital herpes. Cureus, 13(3), e13809.
  • Verywell Health. (2023). Genital herpes scars: Causes, treatment, and prevention.

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait