5 Rekomendasi Pencegahan Penyakit Gonore yang Perlu Kamu Ketahui

Kesehatan April 28, 2025
SHARE ON
5 Rekomendasi Pencegahan Penyakit Gonore yang Perlu Kamu Ketahui

Pencegahan penyakit gonore sangat mungkin dilakukan, meskipun pada kenyataannya tidak selalu mudah karena bakteri penyebabnya, Neisseria gonorrhoeae, dapat menyebar dengan cepat melalui kontak seksual. 

Gonore sendiri merupakan salah satu penyakit menular seksual yang menyerang alat kelamin, rektum, tenggorokan, bahkan mata bayi saat proses persalinan, dan masih menjadi masalah kesehatan global yang serius. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO), lebih dari 82 juta kasus baru gonore dilaporkan setiap tahunnya di seluruh dunia, menandakan bahwa upaya pencegahan tetap menjadi kunci utama dalam melawan penyebarannya.

Agar kamu bisa melindungi diri lebih baik, berikut 5 rekomendasi penting untuk mencegah gonore yang sebaiknya dipahami dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Menggunakan Kondom Secara Konsisten dan Benar

Menggunakan kondom secara konsisten dan benar saat berhubungan seksual adalah langkah pencegahan paling efektif yang dapat mengurangi risiko penularan bakteri Neisseria gonorrhoeae yang sangat mudah menyebar melalui kontak cairan tubuh. Kondom yang digunakan dengan benar dapat membentuk penghalang fisik yang mencegah bakteri memasuki tubuh, sehingga melindungi diri maupun pasangan dari infeksi yang mungkin tidak terdeteksi karena sering kali gonore tidak menimbulkan gejala awal.

Jika pencegahan ini diabaikan, kamu bisa saja terinfeksi tanpa menyadari, yang pada akhirnya dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit radang panggul atau infertilitas.

2. Melakukan Tes Infeksi Menular Seksual (IMS) Secara Rutin

Melakukan tes IMS secara rutin, terutama bagi mereka yang aktif secara seksual atau memiliki lebih dari satu pasangan, menjadi langkah penting untuk mencegah penularan gonore yang kadang tidak menunjukkan gejala sehingga orang bisa saja menularkan infeksi tanpa mengetahuinya. Tes rutin memungkinkan deteksi dini terhadap infeksi, sehingga pengobatan bisa segera dilakukan sebelum terjadi penyebaran lebih lanjut.

Pemeriksaan rutin untuk infeksi menular seksual, termasuk gonore, sebaiknya dilakukan setidaknya sekali setahun untuk orang yang aktif secara seksual. Tanpa skrining rutin, gonore bisa berkembang menjadi infeksi berat yang merusak organ reproduksi dan meningkatkan risiko terkena HIV. Klinik Kirana menyediakan pemeriksaan tes IMS dengan teknologi & tenaga medis terbaik.

3. Setia pada Satu Pasangan Seksual yang Sama-Sama Negatif

Menjalin hubungan monogami dengan satu pasangan seksual yang juga telah dites negatif IMS merupakan salah satu pencegahan yang sangat dianjurkan untuk mengurangi peluang terpapar gonore. Hubungan yang saling terbuka mengenai status kesehatan seksual membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi kedua belah pihak.

Jika prinsip ini diabaikan, risiko tertular dari pasangan yang tidak diketahui status kesehatannya akan meningkat, membuka peluang bagi penyebaran infeksi yang dapat menimbulkan nyeri, kemandulan, bahkan infeksi darah serius.

4. Menghindari Seksual Berisiko

Menghindari perilaku seksual berisiko, seperti berganti-ganti pasangan tanpa pengaman atau melakukan hubungan seks dalam kondisi mabuk yang mengurangi kehati-hatian, menjadi bagian penting dari upaya pencegahan gonore yang sering kali ditularkan melalui keputusan impulsif yang kurang dipikirkan. Tindakan seks aman dengan pertimbangan matang dapat menekan angka infeksi secara signifikan.

Sebaliknya, perilaku seksual yang sembrono memperbesar kemungkinan tertular infeksi yang bisa berdampak jangka panjang terhadap kesehatan reproduksi dan kualitas hidup.

5. Edukasi Diri dan Pasangan tentang Infeksi Menular Seksual

Meningkatkan edukasi tentang infeksi menular seksual kepada diri sendiri dan pasangan menjadi langkah penting agar kamu lebih memahami bagaimana gonore menular, gejala yang mungkin muncul, dan pentingnya deteksi serta pengobatan dini. Pemahaman yang baik membuat seseorang lebih mampu mengambil keputusan seksual yang bertanggung jawab.

Tanpa edukasi, kamu berisiko menyepelekan gejala atau mengabaikan pencegahan, yang berujung pada komplikasi serius seperti radang sendi akibat penyebaran infeksi melalui aliran darah.



Artikel ini Disusun Oleh Mirna S. Tim Medis Klinik kirana dan Sudah ditinjau oleh : dr. Hadi Purnomo - Kepala Dokter Klinik Kirana

Baca Proses Editorial Klinik Kirana disini : Proses Editorial

  • CDC. Gonorrhea – Gonorrhea Detailed Fact Sheet (https://www.cdc.gov/std/gonorrhea/stdfact-gonorrhea-detailed.htm). Accessed 30/11/2023
  • Ghanem KG. Clinical manifestations and diagnosis of Neisseria gonorrhoeae infection in adults and adolescents. https://www.uptodate.com/contents/search. Accessed 30/11/2023
  • Plannedparenthood. Gonorrhea - (https://www.plannedparenthood.org/learn/stds-hiv-safer-sex/gonorrhea). Accessed 30/11/2023

Konsultasi Keluhan Anda Bersama Dokter Online. Gratis!

Langsung saja konsultasi online atau reservasi online
di nomor 082122077347 atau dapat mengklik link Konsultasi Gratis. Rahasia Terjamin.

Artikel Terkait